Selasa, 10 Maret 2026

Peristiwa Nasional

Tabungan Rp 156 Juta dan Perhiasan Emas 50 Gram Hilang Terseret Banjir, Yani Hanya Bisa Pasrah

Saat banjir bandang datang, tembok tempat Yani menyimpan tabungannya jebol dan plastik berisi uang dan perhiasan emas itu pun hanyut terbawa arus.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Tabungan Rp 156 Juta dan Perhiasan Emas 50 Gram Hilang Terseret Banjir, Yani Hanya Bisa Pasrah
TribunGorontalo.com
Yani Maryani (49) warga yang kehilangan uang ratusan juta dan puluhan gram emas. 

Kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

Sebelumnya, uang ratusan juta bersama puluhan gram emas itu disimpan Yani di dalam kamar. 

Namun saat kejadian, Yani memindahkan uang ratusan juta miliknya dan perhiasan emas itu ke dalam sebuah plastik.

Kemudian dia gantungkan plastik berisi tabungannya selama 24 tahun itu di tembok rumahnya.

Namun bencana banjir yang datang secara mendadak itu membuat tembok tempat Yani menyimpan uang jebol setelah air sangat deras menerjang rumahnya.

Ditemui wartawan di rumahnya, Yani menceritakan detik-detik banjir bandang menerjang rumah dan menghanyutkan harta benda miliknya.

Perempuan paruh baya itu sehari-hari membuka warung kelontong di rumahnya.

Saat kejadian, Yani sebenarnya sudah merasa banjir akan datang.

Sebab, selama ini, Kampung Lamajang ia tinggali, sudah menjadi langganan banjir saat terjadi hujan lebat.

Namun biasanya, banjir yang datang tidak parah, hanya sebatas mata kaki.

Bahkan, setelah dibangun folder air atau kolam retensi Andir, banjir pun kian tertanggani.

Tetapi berbeda dengan apa yang terjadi pada Kamis sore pekan lalu.

Saat itu, Yani dan anaknya sempat mengetahui bahwa curah hujan di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung sedang tinggi.

Berdasarkan pengalaman, kata dia, biasanya air dipastikan "bertamu".

Maka, untuk mengantisipasi hal itu, mereka pun mempersiapkan diri membereskan isi rumah termasuk barang-barang di warung.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved