Minggu, 8 Maret 2026

Peristiwa Nasional

Tiga Balita Tewas Tercebur Galian Proyek, Nenek Korban: Saya Dengar Teriakan Minta Tolong

Ketiga balita tersebut adalah S (4), H (5) serta MH (4). Mereka merupakan warga Kampung Cijangkar, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Nyalindung.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Tiga Balita Tewas Tercebur Galian Proyek, Nenek Korban: Saya Dengar Teriakan Minta Tolong
FreePIC
Ilustrasi bocah bermain di air. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Tiga balita di Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tewas tercebur galian proyek, Kamis (11/1/2024) siang.

Ketiga balita tersebut adalah S (4), H (5) serta MH (4). Mereka merupakan warga Kampung Cijangkar, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Nyalindung.

Jenazah ketiga balita tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawa ketiganya tidak dapat diselamatkan.

Kapolsek Nyalindung Resort Sukabumi, AKP Joko Susanto, mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan.

Polisi masih meminta keterangan sejumlah warga dan pekerja proyek untuk mengetahui penyebab kematian ketiga balita tersebut.

Baca juga: Suami Tega Bacok Istri karena Permintaan Rujuk Ditolak

"Kita status quo-kan keadaan dalam waktu tertentu usai penyelidikan dilakukan. Selanjutnya kita berkoordinasi dengan Datreskrim Polres untuk penyelidikan lebih lanjut," kata AKP Joko Susanto.

Kapolsek Nyalindung AKP Joko Susanto
Kapolsek Nyalindung AKP Joko Susanto, memasang policeline di lokasi kejadian.

Menurut AKP Joko Susanto, tidak ada warga yang melihat ketiga balita tercebur ke galian proyek.

Namun, berdasarkan keterangan saksi, ketiga balita tersebut sering bermain di sekitar lokasi kejadian.

Polisi mengimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dan tidak bermain di sekitar galian proyek.

Galian proyek merupakan tempat yang berbahaya, terutama bagi anak-anak.

Baca juga: Pasangan Suami Istri Ditemukan Tewas di Pantai Gunaksa Klungkung

Kesaksian Nenek Korban

Nenek dari dua korban, Fatonah (67), mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong dari tempat proyek.

"Awalnya itu yang teriak Ibu Sarif, minta tolong, menjerit. Langsung saya ke sana. Cucu saya sudah ngambang," ucap Fatonah.

Fatonah masih merasa tak percaya kehilangan dua cucunya itu.

"Tapi ya namanya musibah," ucapnya.

Menurut Fatonah, lubang galian proyek cukup dalam untuk ukuran balita.

"Jadi itu saat saya turun kaki itu terus masuk ke dalam, lumayan cukup dalam dan baru digali," katanya.

Jenazah ketiga korban telah dimakamkan pada Kamis (11/1/2024) sore.(*)

++Berita ini dioptimasi dari Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved