Peristiwa Nasional
Suami Tega Bacok Istri karena Permintaan Rujuk Ditolak
Ajak Ilham untuk rujuk, ditolak mentah-mentah oleh RR. Karena itu, Ilham gelap mata dan membacok istrinya tersebut.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/kasus-suami-bacok-istrinya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang wanita berinisial RR (37) mengalami luka parah akibat penganiayaan.
Pelaku adalah suaminya sendiri, Ilham Hidayat (37). Adapun pembacokan itu dipicu sakit hati.
Ajak Ilham untuk rujuk, ditolak mentah-mentah oleh RR. Karena itu, Ilham gelap mata dan membacok istrinya tersebut.
Akibatnya, RR mengalami sejumlah luka bacok yang parah hingga dilarikan ke RSUD Sumedang.
Pelaku yang merasa takut bercampur menyesal, berniat mengakhiri hidup.
Baca juga: Pasangan Suami Istri Ditemukan Tewas di Pantai Gunaksa Klungkung
Beruntung, ia masih sempat diselamatkan dan juga dilarikan ke RS yang sama istrinya dirawat.
Korban dan pelaku informasi dari Kasi Humas Polres Sumedang, IPTU Awang Munggardijaya masih di rawat di RSUD tersebut.
" Informasi awal yang diterima dari anaknya, pelaku meminta rujuk kepada korban, namun ditolak," paparnya, Jumat (12/1/2024), dikutip dari TribunJabar.id.
Baca juga: Kapal Nelayan Aceh Tenggelam, 3 Orang Selamat Setelah Terombang-ambing Selama 11 Hari di Laut
Adapun penyelidikan polisi mengungkap, pelaku membacok istrinya itu dengan sebuah golok.
Sudah 6 Bulan Pisah Ranjang
Dirangkum dari Tribun Jabar, antara pelaku dan korban sebetulnya sudah pisah ranjang. Keduanya berpisah lantaran cekcok sebuah masalah.
Terlebih, rumah tangga keduanya juga kerap diwarnai perselisihan dan cekcok hingga membuat warga terganggu.
Kini, polres setempat menurunkan personel untuk menyelidiki kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut.
Sedangkan di tempat lain, Humas RSUD Sumedang, Rudianto mengatakan kondisi pelaku tak sadarkan diri seusai mengalami luka robek di leher.
Pelaku akan menjalani operasi pada bagian leher usai melakukan percobaan bunuh diri.
Sementara itu, korban sudah sadar, tetapi harus dirawat intensif di IGD RSUD Sumedang.
"Telah datang korban pembacokan, dibawa oleh ambulans RSUD, dan Babinsa Gunung Cina. Dua orang, RR dan Ilham," ucapnya.(*)