Pilpres 2024
Anies Berkelakar Sebut MK Rute Cepat Jadi Capres, Cak Imin: Lama, Lebih Cepat Kalau Lewat Paman
Calon Presiden dan wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berkelakar soal jalan menjadi seorang capres dan cawapres.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Anies-Baswedan-dan-Muhaimin-Iskandar-788899.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Calon Presiden dan wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berkelakar soal jalan menjadi seorang capres dan cawapres.
Hal itu terjadi saat Anies dan Cak Imin menghadiri acara Re-Solusi Indonesia di Tennis Indoor GBK, Jakarta, Jumat (5/1/2024) malam.
Dalam kelakarnya itu, Anies dan Muhaimin menyinggung soal 'Mahkamah Konstitusi (MK) dan paman'.
Baca juga: Hasil Survei Elektabilitas di 2 Lembaga Asing: Anies Vs Prabowo Vs Ganjar, Siapa Lebih Unggul?
Awalnya, Politisi NasDem Ahmad Sahroni bertanya kepada Anies dan Cak Imin apakah dirinya cocok menjadi Presiden.
Anies pun menjawab bahwa Sahroni cocok karena balihonya sudah banyak bertebaran di mana-mana.
"Tapi pak, saya memang mimpi jadi presiden, tapi karena bapak duluan ya saya antre," kata Sahroni kepada Anies dalam acara Resolusi Indonesia di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (5/1/2024).
Menanggapi pernyataan Ahmad Sahroni, Anies pun merespons.
"Saya memang ketika lihat balihonya (Ahmad Sahroni) itu, memang cocok, ini soal waktu saja," jawab Anies.
Cak Imin lalu membalas bahwa untuk memulai bisa dari baliho.
Baca juga: Kata Anies soal Jokowi Makan Malam Bersama Prabowo, Benarkan Pertanda Dukungan di Pilpres 2024?
"Tapi memang kita bisa mulai dari baliho, bisa sampai di sini," sahut Calon Wakil Presiden dari Koalisi Perubahan, Gus Muhaimin Iskandar.
"Cuma begini Gus (Muhaimin), kalau dari baliho itu rutenya panjang. Kalau mau cepat MK," imbuh Anies.
Pernyataan Capres Anies sembari tertawa itu sontak membuat riuh seisi gedung Tennis Indoor GBK.
| PDI Perjuangan Menilai Janggal Putusan PTUN Tolak Gugatan Pencalonan Gibran Sebagai Cawapres |
|
|---|
| PDI Perjuangan Cium Adanya Kejanggalan pada Putusan PTUN soal Pencalonan Gibran Rakabuming Raka |
|
|---|
| PTUN Jakarta Tidak Terima Gugatan dari PDIP soal Pencalonan Gibran Rakabuming Raka Jadi Cawapres |
|
|---|
| MPR: Pelatikan Prabowo-Gibran Sangat Sulit untuk Dapat Dijegal |
|
|---|
| Sengketa Pileg di Provinsi Papua Tengah, KPU Disorot MK Karena Tak Bawa Bukti Formulir C Hasil Ikat |
|
|---|