Viral Nasional
Kronologis Biarawati di NTT Akhiri Hidupnya Jelang Natal
Seorang biarawati di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakhiri hidupnya menjelang perayaan natal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Biarawati-gantung-diri.jpg)
"Hingga kini, belum diketahui penyebab MYD, biarawati gantung diri dan masih didalami oleh Polres TTU," ungkapnya.
Baca juga: Hindari Mati Mesin Perahu di Tengah Laut, Ini Tips dari SAR Pohuwato Gorontalo
Hindari menyebarkan foto dan video bunuh diri
Psikolog Gorontalo Siti Rojiah mengatakan, penyebaran video dan foto ke media sosial kasus bunuh diri (tanpa difilter) bisa memberikan dampak negatif kepada masyarakat.
Apalagi, gambar itu dilihat seseorang yang kebetulan mengalami masalah kesehatan mental. Sehingga, muncul pemikiran bunuh diri jadi solusi menyelesaikan masalah.
Selain itu, dampak negatif lainnya, adanya komentar dari masyarakat yang dapat mendorong seseorang memiliki keinginan kuat untuk bunuh diri.
Efek lainnya, yaitu munculnya pemikiran bahwa dirinya bisa mendapatkan perhatian dari keluarga atau orang lain.
"Pemikiran seperti itu bisa muncul dari melihat tanggapan di media sosial, sehingga yang sebelumnya hanya ingin diperhatikan, malah justru memunculkan keinginan untuk bunuh diri," jelas Rojiah.
Magister Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu meminta masyarakat agar tidak menyepelekan kasus bunuh diri, apalagi sampai membuat lelucon di atasnya.
Masyarakat perlu mengetahui tindakan pencegahan bagi seseorang yang ingin bunuh diri. Misalnya, mendengarkan cerita dari seseorang yang terindikasi berencana bunuh diri.
Juga lebih memerhatikan perubahan sikap anggota keluarga atau mengenali tanda-tanda dari orang yang ingin bunuh diri, serta mencari bantuan profesional.
"Perlu diketahui, kasus bunuh diri di Gorontalo ini bukan lagi masalah perorangan atau psikolog saja. Namun, sudah menjadi masalah kita bersama yang jadinya kita harus kompak dalam mencegah perilaku bunuh diri ini," tutupnya.