Berita Kabupaten Pohuwato

Hindari Mati Mesin Perahu di Tengah Laut, Ini Tips dari SAR Pohuwato Gorontalo

Insiden sembilan wisatawan terjebak di laut lepas Marisa menambah kasus matinya mesin atau kehabisan bahan bakar di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
Kepala Pos SAR Marisa Kabupaten Pohuwato, Alfrits Rottie 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Insiden sembilan wisatawan terjebak di laut lepas Marisa menambah kasus matinya mesin atau kehabisan bahan bakar di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Karena itu, Kepala Pos SAR Marisa Kabupaten Pohuwato, Alfrits Rottie membagikan tips untuk para pengunjung.

Menurutnya, sehari sebelum bepergian semuanya peralatan harus dicek terutama kondisi mesin. Juga dipersiapkan stok bensin.

"Karena biasanya mesin tua dan rusak menjadi faktor matinya mesin di tengah laut," ungkap Alfrits.

Hal itu sesuai aturan baku Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dipahami ketika melaut menggunakan perahu.

Kata Alfrits, rata-rata kejadian mati mesin dikarenakan tidak ada persiapan.

"Bukan main-main, berfikir untuk melaut menggunakan perahu harus direncanakan semuanya dengan matang," ujarnya.

Baca juga: Breaking News: Perahu Kehabisan Bahan Bakar, 9 Wisatawan Pulau Lahe Terjebak di Lautan Marisa

Evakuasi 8 nelayan Marisa oleh Basarnas Gorontalo, Minggu (24/12/2023).
Evakuasi 8 nelayan Marisa oleh Basarnas Gorontalo, Minggu (24/12/2023). (Basarnas)

Kondisi cuaca juga harus diwaspadai wisatawan, sebab terkadang cuaca buruk tak dapat diprediksi.

Alfrits Rottie berpesan wisatawan selalu menghubungi Basarnas Pohuwato jika ada kendala apapun yang terjadi.

"Kami terbuka informasi di waktu kapanpun. Apapun kejadiannya, kami akan ke lapangan membantu melakukan evakuasi," jelas Alfrits.

"Ada beberapa kejadian yang lambat yang masuk kepada kami, sehingga lambat tertangani. Untuk itu kedepan, kejadian apapun itu cepat diinfokan kepada kami, agar kami lakukan penyelamatan secara serius," tambahnya.

Sebelumnya, pada Minggu 24 Desember 2023, delapan warga terombang ambing selama dua hari di laut lepas Marisa. 

Kemudian siang tadi, Senin 25 Desember 2023, terjadi lagi kasus yang sama. Sembilan wisatawan terjebak selama hampir dua jam di laut Marisa.

Beruntung semua korban berhasil diselamatkan oleh Tim Basarnas Pohuwato.

"Imbauan ini penting, karena kami telah melakukan evakuasi kejadian yang sama dua hari berturut-turut, sehingga ini perlu disampaikan," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved