Viral Internasional

GTA 6 Diretas Remaja Autis, Rockstar Games Rugi 5 Juta Dollar AS

Akibatnya Rockstar Games harus kehilangan sebesar 5 juta dollar AS atau sekitar Rp77,5 miliar.

|
Editor: Fadri Kidjab
Istimewa
GTA 6 diretas oleh kelompok hacker 

TRIBUNGORONTALO.COM - Remaja berusia 18 tahun, Kurtaj meretas game GTA 6.

Akibatnya Rockstar Games harus kehilangan sebesar 5 juta dollar AS atau sekitar Rp77,5 miliar.

Setelah ditelusuri, ternyata remaja itu terafiliasi dalam kelompok hacker bernama Lapsus$.

Namun aksi Kurtaj segera diketahui polisi. Ia dan seorang rekannya berhasil diringkus.

Mereka adalah dua orang pertama dari kelompok peretas Lapsus$ yang ditangkap dan dihukum secara resmi.

Konon, anggota-anggota Lapsus$ lainnya, yang umurnya belum bisa diketahui, masih berkeliaran di dunia maya dan melakukan aksi siber kriminal mereka.

Bagaimana GTA 6 diretas?

Kasus Lapsus$ sejatinya tidak sekadar game GTA 6. Mereka sudah banyak merugikan sejumlah perusahaan besar seperti Nvidia, Uber, hingga operator seluler asal Inggris BT/EE.

Khusus Kurtaj, remaja ini dianggap merupakan peretas yang andal. Sebab, ketika ia ditangkap dan dibebaskan dengan uang jaminan pada kasus peretasan Nvidia dan BT/EE.

Kurtaj mampu meretas sistem Rockstar Games dan mencuri setidaknya 90 video gameplay dari game GTA 6.

Aksi tersebut dilakukan ketika ia berada di dalam hotel yang diawasi polisi. Pencurian video gameplay GTA 6 dilakukan melalui perangkat Amazon Fire Stick, sebuah smartphone, keyboard, dan mouse.

Baca juga: Demi Foya-foya, Eks Karyawan Bank Ini Tilap Rp800 Juta dari Tabungan Nasabah

Pelaku ditahan di Rumah Sakit

Saat ditangkap, Kurtaj ternyata mengidap autis. Ia berkali-kali melakukan kekerasan ketika sedang di dalam ruangan tahanan.

Kini dia dihukum kurungan rumah sakit tanpa batas waktu yang ditentukan.

meretas dan menyebar puluhan video gameplay Grand Theft Auto VI (GTA 6), Arion Kurtaj dihukum kurungan rumah sakit tanpa batas waktu yang ditentukan.

Hukuman tersebut dijatuhkan setelah hakim pengadilan London, Inggris membacakan putusan pengadilan setelah proses pemeriksaan persidangan (hearing) kasus peretasan Kurtaj rampung pekan ini.

Menurut hakim di pengadilan London, hukuman yang ia dapat saat ini masih sebatas kurungan di rumah sakit karena kesehatan mental dia belum stabil.

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved