Rabu, 4 Maret 2026

Pilpres 2024

Ganjar Sebut Balihonya di Berbagai Daerah Kerap Dicopot Orang Tak Dikenal: Dipasang Pagi 2 Jam Copot

Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menngklaim bahwa baliho bergambar dirinya dan calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD kerap kali dicopot.

Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Ganjar Sebut Balihonya di Berbagai Daerah Kerap Dicopot Orang Tak Dikenal: Dipasang Pagi 2 Jam Copot
Istimewa
Ganjar pranowo. Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menngklaim bahwa baliho bergambar dirinya dan calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD kerap kali dicopot. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo menngklaim bahwa baliho bergambar dirinya dan calon wakil presiden (cawapres) Mahfud MD kerap kali dicopot.

Ganjar bahkan sampai menyebut pencopotan baliho bergambar dirinya Mahfud MD merupakan hal yang sudah biasa terjadi.

Ganjar mencontohkan berbagai peristiwa pencopotan baliho pencalonannya dengan Mahfud MD di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca juga: Kata ICW dan CSIS soal Janji Capres Sahkan RUU Perampasan Aset hingga Revisi UU KPK

Baca juga: Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Tanggapi Perseteruan Bupati Nelson dengan Wabup Hendra Hemeto

"Saya terima kasih tadi laporan koordinator bahwa kita ketuk pintu (warga). Dari pengalaman saya, baliho Ganjar-Mahfud dicopot biasa," kata Ganjar di hadapan para relawan di Karawang, dalam acara 'Temu Sayang Ganjar Love Relawan', Jumat (15/12/2023) pagi.

"Di Bali (baliho) dicopot. Kemudian saya ke Sumatera Utara eh dicopot waktu itu. Kemarin ke Banten Pak Mahfud mau ke sana, dipasang pagi, 2 jam enggak nyampai copot," sambung eks Gubernur Jawa Tengah itu.

Meski demikian, Ganjar mengaku tetap menghargai kerja-kerja relawan pendukungnya yang selama ini turun ke masyarakat.

Sebab berkat kerja relawan secara "door to door" itu membuat masyarakat akhirnya jatuh cinta kepada Ganjar-Mahfud.

Bahkan, ia mengatakan ada masyarakat yang langsung bersedia rumahnya ditempelkan stiker Ganjar-Mahfud.

"Saya terharu karena Bapak Ibu pintar berkomunikasi dengan mereka sehingga tiba-tiba masyarakat mengeluarkan 'Pak pasanglah di rumah kami, kami akan jaga," ucap Ganjar.

"Bapak ibu, teman-teman, itu suara rakyat sejati bahwa mereka bukan penakut. Mereka punya nurani dan mereka punya cara untuk melawan dengan baik-baik," tambahnya.

 

 

Baca juga: Meski Diserang Anies dan Ganjar saat Debat, Elektabilitas Prabowo Disebut Tak Berpengaruh

Ganjar menilai turun langsung dengan cara mengetuk pintu rumah masyarakat adalah upaya terbaik mensosialisasikan dirinya dan Mahfud MD.

Melalui cara itu, kata Ganjar, akan muncul komunikasi dua arah antara relawan dan masyarakat.

Sehingga masyarakat bisa memahami maksud dan tujuan relawan mendatanginya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved