Viral Nasional

Pelajar SMK Tewas Dibacok di Pasar, Korban Dihadang 7 Sepeda Motor

Remaja bernama M Bintang Satria (15) tewas dibacok di kawasan Pasar Ciampea Lama, Kabupaten Bogor.

|
Editor: Fadri Kidjab
TribunnewsBogor.com
Kepolisian Bogor tengah mendalami kasus pelajar SMK yang meninggal dunia setelah terkena sajam 

TRIBUNGORONTALO.COM – Remaja bernama M Bintang Satria (15) tewas dibacok di kawasan Pasar Ciampea Lama, Kabupaten Bogor.

Warga Kampung Poncol, Desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor itu masih berstatus pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Golden.

Dilansir dari TribunnewsBogor.com, Kapolsek Ciampea Kompol mengungkapkan, awalnya Bintang mengendarai sepeda motor bersama teman sekolahnya. Namun di tengah jalan, kendaraan mereka dihadang oleh tujuh sepeda motor.

Tanpa aba-aba, para pengendara itu langsung menyerang korban. Menurut kesaksian temannya, Bintang sempat turun dari kendaraan yang ditumpanginya itu.

"Menghampiri dengan membawa senjata jenis cerurit dan diayunkan senjata tersebut ke arah korban," kata Kompol Suminto saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Jumat (1/12/2023).

Teman-temannya memanggil Bintang supaya naik kembali, namun Bintang ambruk. Ia menghembuskan nafas terakhir di tempat kejadian perkara (TKP).

"(Pelaku) pelajar sekolah yang diduga SMK beramai-ramai menggunakan tujuh sepeda motor dengan boncengan tiga," sambungnya.

Baca juga: Pukul Junior sampai Tewas, 2 Oknum TNI Ditahan Pomdam IV/Diponegoro

Sosok Bintang di Mata Orang Tuanya

Jejen, ayah Bintang Satria mengaku jika anaknya tak pernah terlibat permusuhan di sekolahnya.

Menurutnya, Bintang sosok yang senang belajar, bahkan tidak memiliki musuh.

"Ya, selama merawat dan membesarkan anaknya, Jejen selalu menanamkan nilai-nilai kebaikan dan juga selalu mengarahkan anaknya menjadi ahli agama," ujar Jejen seperti dikutip TribunnewsBogor.com.

Bintang disebut juga pernah dimasukkan ke pondok pesantren. Setelah tiga tahun, Bintang Satria melanjutkan pendidikan di SMK Golden.

Karena itu, Jejen terkejut ketika mengetahui anaknya tewas dibacok rombongan bermotor di Pasar Lama Ciampea, Jumat (1/12/2023).

"Saya tak ada firasat apa pun. Sehari-harinya anak saya baik, penurut," ucap Jejen.

Usai mendapat kabar, Jejen memutuskan untuk bergegas menghampiri lokasi.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved