Polemik IKN
PKS - Anies Ingin Ibu Kota Tetap di Jakarta, Respons Cak Imin, Ganjar dan Prabowo Soal IKN
Ahmad Syaikhu mengajak partai politik pengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar untuk tak melanjutkan proyek kepindahan ibu kota dari Jakarta ke
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ibu-Kota-Nusantara-IKN-99900.jpg)
Namun begitu, Ganjar enggan mengucapkan secara gamblang bahwasanya dirinya akan tetap melanjutkan IKN jika terpilih menjadi presiden 2024.
Hal yang pasti, kata dia, setiap undang-undang yang telah diketok harus dilaksanakan oleh siapapun orangnya.
"Seluruh undang-undang yang sudah diketok harus dilaksanakan siapapun dia," pungkasnya.
Rencana Prabowo
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani memberikan arahan kepada seluruh caleg, kader dan pengurus DPD Gerindra Kalimantan Timur pada Jumat (24/11/2023).
Dalam sambutannya, Muzani mengungkapkan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto berkomitmen akan menambah anggaran biaya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Perpindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur adalah tekad bersama menuju Indonesia Maju 2045.
"Pak Prabowo bertekad akan tambah biaya pembangunan IKN. Kita ini mau pindah dari Jakarta ke Kaltim.
Ini adalah sebuah tekad bersama, tekad politik yang sudah disetujui oleh semua partai dan elit politik nasional.
Karena itu saya berharap kita menyambut suasana ini dengan optimisme dan semangat bahwa Pak Prabowo akan menang satu putaran.
Tapi kita jangan takabur, jangan jumawa, jangan sombong," kata Muzani. (Tribunnews)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anies Jadi Presiden, PKS Ingin Ibu Kota Tetap di Jakarta, Demokrat: Tidak Mudah Membatalkannya