Human Interest Story
Agus Jusuf Pilih Mundur dari Pegawai Bank, Fokus Bangun Usaha Roti
Agus Jusuf (43), seorang pria berdarah Gorontalo tulen, memutuskan mundur dari pekerjaannya sebagai pegawai bank, demi mengejar
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Agus-Jusuf-43-mantan-pegawai-88888.jpg)
Teman-teman keluarga Agus itu pun menanyakan, bahwa roti itu siapa yang jual dan harganya berapa.
Tentu pertanyaan itu membuat pelanggan Agus semakin banyak. Agus pun mulai berani menjual roti hasil buatannya ke teman-teman keluarganya.
"Karena sudah banyak yang nanya, akhirnya saya beranikan diri untuk jual roti ini di teman-temannya keluarga saya," ucapnya.
Meskipun usaha rotinya masih rumahan, belum punya toko tersendiri. Agus tetap menjual rotinya dengan tempat seadanya.
Bagaimana tidak, kini konsumennya semakin bertambah. Sehari saja, Agus bisa memproduksi rotinya 100 - 200 pcs.
Nama usahanya ini Ryu Bread House, sebuah nama yang diambil dari anaknya yang bernama Ryu Al Ghazali Jusuf.
"Kalau orderan itu yang masuk 100 - 200 pcs per harinya. Tapi itu tidak tiap hari juga orang yang memesan," ujarnya sambil menata bahan-bahan roti yang siap dipanggang.
Agus mematok satu picis rotinya dengan harga Rp. 6 - 7 ribu. Jika dihitung perhari dengan capaian jumlah orderan seperti itu.
Artinya, sehari Agus bisa mendapatkan uang sebanyak Rp. 6 - 7 juta.
"Ya alhdulillah, lumayan pendapatannya. Karena orderan yang banyak begitu, saya sampai beli tempat panggang roti yang besar. Sesuai dengan jumlah pesanan yang kami terima," pungkasnya. (*)