Polisi Pukul Warga di Pohuwato

Kasus Polisi Keroyok Warga di Pohuwato Gorontalo Berakhir Damai

Kasatreskrim Polres Pohuwato Iptu Faisal Ariyoga Anastasius Harianja mengungkapkan masalah yang melibatkan anggota oknum Polres Pohuwato dan Thalib da

Penulis: Rahman Halid | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Kasus Polisi Keroyok Warga di Pohuwato Gorontalo Berakhir Damai
TRIBUNGORONTALO/RAHMAN HALID
Kasatreskrim Pohuwato Iptu Faisal Ariyoga Anastasius Harianja 

TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO-- Kasus dugaan pengeroyokan oleh oknum anggota Polres Pohuwato terhadap warga yakni kepada Thalib Bakari (58) dan anaknya Iwan Bakari (32) Warga Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Pohuwato, Gorontalo berakhir damai.

Kasatreskrim Polres Pohuwato Iptu Faisal Ariyoga Anastasius Harianja mengungkapkan masalah yang melibatkan anggota oknum Polres Pohuwato dan Thalib dan Iwan hanya kesalahpahaman

"Hanya kesalahpahaman saja dan perkara itu sudah damai karena kedua belah pihak telah bertemu," jelasnya, kepada tribungorontalo.com Kamis (22/11/2023)

Faisal mengakui laporan perkara itu telah diterima, tetapi setelah dilakukan penyelidikan semua telah diselesaikan.

"Perkara telah masuk, tetapi setelah menempuh jalur damai semua bisa diselesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.

Anak korban Arifin Bakari mengakui ada upaya damai tetapi ayahnya masih butuh perawatan yang lebih lama lagi.

"Sudah selesai kasusnya, cuma sebagai anak, saya merasa perlu merawat lagi ayah saya, karenawajah dan badannya masih sakit," tegasnya.

Arifin berharap hal yang sama tidak terjadi lagi kepada warga Pohuwato kedepan.

"Semoga hanya ayah dan kakak saya yang mengalami perkara ini dan tidak akan di alami oleh warga Pohuwato lain," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Talib Bakari (58), warga Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo diduga dikeroyok oknum polisi.

Insiden berawal ketika Iwan Bakari (32), putra dari Talib Bakari mengadu dirinya dipukul polisi di sebuah warung, Kamis (16/11/2023).

Iwan Bakari kala itu bersama dua adik iparnya, Utun dan Iswan, mengantar solar ke lokasi pertambangan.

Mobil mereka kemudian berhenti di sebuah kios untuk membeli sebungkus rokok.

Utun yang turun dari mobil tiba-tiba dihadang pria berseragam polisi. Mereka lantas menanyakan kepada Atun, Siapa bosmu?"

Utun seketika menunjuk Iwan Bakari yang saat itu menunggu di dalam mobil.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved