UMP Gorontalo
UMP Gorontalo Tahun 2024 Bakal Naik, Karyawan Toko di Pohuwato Sumringah: Banyak Kebutuhan Wanita
Kabar naiknya Upah Minimim Pekerja (UMP) tahun 2024 disambung gembira oleh karyawan toko di Kabupaten Pohuwato.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Karyawan-toko-di-Kabupaten-Pohuwato.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Kabar naiknya Upah Minimim Pekerja (UMP) tahun 2024 disambung gembira oleh karyawan toko di Kabupaten Pohuwato.
Menurut Dian Karina (25), kasir toko swalayan di Kabupaten Pohuwato, mengatakan kenaikan UMP bisa memudahkan mereka membeli semua kebutuhan.
"Saya senang kalau UMP untuk karyawan seperti kami naik. Apalagi terlalu banyak kebutuhan wanita yang harus dibeli," ucapnya.
Ia pun berharap UMP 2024 bisa naik signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.
"Memang setiap tahun ada kenaikan, hanya saja cuma sedikit, kisaran 100 ribu, contohnya seperti gaji saya di awal hanya Rp 2,8 juta menjadi Rp 2,9 juta," jelasnya.
Dian pun meminta semua pemilik toko khususnya Kabupaten Pohuwato bisa menggaji karyawan sesuai UMP.
"Kami tahu ada beberapa toko yang membayar gaji karyawannya di bawah UMP Gorontalo, seperti toko baju dan sejenisnya," ungkapnya.
Pada kesempatan lain, Riang Lasimpala (19) menuturkan kenaikan UMP Gorontalo tidak akan berpengaruh kepada mereka.
"Gaji kami begini-begini saja, walaupun UMP naik," kata Riang.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Nizma Sanad, mengatakan bakal menegur toko-toko yang tak memberikan upah layak bagi karyawannya.
"Akan diberikan sanksi. Olehnya itu kami menunggu keputusan ini sampai hari ini," tuturnya.
"Setelah menerima edaran itu, kami akan terapkan di beberapa perusahaan dan toko yang ada di Kabupaten Pohuwato," terang Nizma menegaskan.
Baca juga: UMP Gorontalo Diusulkan jadi Rp 3,4 Juta per Tahun 2024
UMP Gorontalo naik di tahun 2024
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) ESDM Provinsi Gorontalo telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Gorontalo 2024.
Penetapan UMP Gorontalo 2024 itu ditetapkan melalui rapat pleno dewan pengupahan yang berlangsung di Hotel Mega Zanur, Senin (20/11/2023).
Kepala Disnaker ESDM Provinsi Gorontalo, Wardoyo Pongoliu menjelaskan, bahwa dalam rapat tersebut terdapat dua usulan rekomendasi yang akan diusulkan ke Pj Gubernur Gorontalo.
Dua usulan itu diusulkan oleh para pakar, serikat buruh, dan pengusaha yang tergabung dalam dewan pengupahan Gorontalo.
"Diusulkan (angka UMP) ke dewan pengupahan, yaitu dari pihak buruh, pengusaha, dan pakar," ungkap Wardoyo usai rapat pleno.
Ia pun menjelaskan, terkait dua usulan yang diusulkan ke dewan pengupahan untuk penetapan UMP Gorontalo 2024 tersebut.
Pengusaha mengusulkan UMP Gorontalo 2024 sebesar Rp. 3.025.091. Artinya, ada ketambahan upah Rp. 35.741 dari UMP 2023.
Sedangkan, perwakilan buruh dan pakar/akademisi mengusulkan UMP sebesar Rp. 3.574.066 atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 544.716.
"Tentunya usulan ini, akan kami sampaikan kepada Pj Gubernur untuk di SK kan dan akan ditetapkan olehnya paling lambat 21 November 2023,” jelasnya.
Artinya, dari dua usulan yang akan disampaikan ke Pj Gubernur itu, pihak pengusaha hanya mengusulkan kenaikan UMP Gorontalo 2024 sebesar 1,61 persen.
Kata Wardoyo, untuk penetapan yang pasti terkait kenaikan UMP Gorontalo 2024 akan diputuskan langsung oleh Pj Gubernur Gorontalo, Ismail Pakaya.
"Yang pasti upah di 2023 sudah pasti di 2024 akan naik yang berada di atas Rp. 3 juta. Tapi angka yang pastinya adalah menjadi hak prerogatif Pj Gubernur untuk menetapkannya di SK Gubernur," pungkasnya.
(TribunGorontalo.com/Rahman, Husnul)