Kabupaten Pohuwato
Sepeda Motor Honda CRF Milik Warga Pohuwato Gorontalo Hilang usai Diamankan Polisi saat Kerusuhan
Insiden kerusuhan pada 21 September 2023 berujung pembakaran Kantor Bupati Pohuwato membuat Polres Pohuwato mengamankan beberapa pedemo.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sepeda-motor-milik-warga-Pohuwato.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Insiden kerusuhan pada 21 September 2023 berujung pembakaran Kantor Bupati Pohuwato membuat Polres Pohuwato mengamankan beberapa pedemo.
Kini sudah dua bulan setelah kejadian, motor milik beberapa pedemo belum dikembalikan Polres Pohuwato. Diantaranya karena surat-surat kendaraan tidak lengkap.
Berbeda halnya dengan Rahmad Pakaya, Warga Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Motor kesayangannya Honda CRF dengan Nomor Polisi DM 2623 DJ hilang entah ke mana pasca kerusuhan.
Rahmad mengungkapkan saat itu dirinya bukanlah masa aksi tetapi kendaraanya diangkut polisi.
"Saat itu saya bukan masa aksi tapi motor saya dibawa dan diamankan dan sampai saat ini belum ada kabar sama sekali," ujar Rahmad kepada TribunGorontalo.com, Selasa (14/11/23).
Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Pohuwato, Iptu Faisal Ariyoga Anastasius Harianja, mengungkapkan motor milik pedemo bersangkutan tidak termasuk dalam daftar.
"Saya belum bisa mengatakan motor itu hilang sebelum atau sesudah dibawa di Polres Pohuwato. Hanya saja ketika didata motornya tidak ada di dalam list data kami," jelasnya.
Faisal mengungkapkan saat ini Polres Pohuwato sementara menyelidiki keberadaan motor milik Rahmad.
"Hanya berikan waktu kami saja, saat ini semuanya sementara dalam proses penyelidikan," ungkap Faisal.
Baca juga: Kerusuhan Pohuwato Hanguskan Dana Rp 50 Miliar
Ratusan kendaraan diamankan polisi
Ratusan kendaraan diduga milik pendemo yang berunjuk rasa di Pohuwato, Gorontalo, pada Kamis (21/9/2023) ditahan oleh pihak kepolisian.
Kendaraan-kendaraan tersebut terlihat terparkir di halaman Polres Pohuwato pada malam hari. Garis polisi dipasang untuk mengamankan kendaraan-kendaraan tersebut.
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kepemilikan kendaraan-kendaraan tersebut.
"Kita belum tahu, apakah (milik) pendemo kita belum tau," ujar Yoyol.