Senin, 9 Maret 2026

Human Interest Story

Rindi Atika Mahasiswi Gorontalo Kerja Jaga Lapak Sempol Ayam demi Kurangi Beban Orangtua

Rindi Atika (20) mahasiswi Universitas Negeri Gorontalo bekerja menjaga lapak sempol ayam.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Rindi Atika Mahasiswi Gorontalo Kerja Jaga Lapak Sempol Ayam demi Kurangi Beban Orangtua
TribunGorontalo.com
Rindi Atika, mahasiswi UNG bekerja sebagai penjaga lapak Sempol Ayam di Kota Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rindi Atika (20) mahasiswi Universitas Negeri Gorontalo bekerja menjaga lapak sempol ayam.

Rindi menceritakan, ia bisa bekerja di Lapak Sempol Ayam Ker Ngalam (Rek Malang), karena ia giat mencari informasi lowongan kerja di media sosial.

Rupanya, Rindi memang sedang bersungguh-sungguh untuk mencoba mencari pengalaman di dunia kerja.

Kata dia, meskipun ia sedang aktif kuliah, ia ingin bekerja membantu ekonomi keluarga.

Saat ini Rindi berstatus mahasiswi Jurusan Ilmu Hukum dan Kemasyarakatan di UNG.

Di semester 5 yang cukup padat agenda perkuliahannya, Rindi justru memilih bekerja.

"Saya bekerja supaya bisa nambah uang jajan sendiri. Orang tua saya petani," kata Rindi.

Rindi mengaku khawatir dengan pekerjaan kedua orang tuanya.

"Orang tua saya petani, dan sekarang lagi musim kemarau, besar kemungkinannya akan gagal panen, jadi saya berusaha bekerja sendiri," kata Rindi.

Orang tua Rindi adalah petani di Desa Sari Tani, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Memang, tiga bulan terakhir, musim kemarau menyebabkan kekeringan di Gorontalo, termasuk di Desa yang ditinggali orang tua Rindi.

Tapi Rindi bersyukur, sebab kemarin dan hari ini sudah mulai turun hujan, meski baru sesekali.

Rindi mengaku sangat bersemangat untuk belajar menimba pengalaman di tempat kerjanya saat ini.

Ia mengaku senang mendapat bos yang baik hati.

Baca juga: Cerita Arfan Dahulu Usaha Percetakan Kini Jualan Bubur Ayam Bandung karena Pandemi Covid-19

Kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukan Rindi dalam proses menjaga lapak, kerap dimaklumi oleh pemilik lapak sempol ayam Ker Malang itu.

"Saya pernah lalai, tidak sempat meminta bayaram dari pembeli yang sudah terlanjur pergi, tapi gaji saya tidak dipotong sama bos. Sungguh baik hati," tutup Rindi. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved