Kerusuhan Pohuwato
BREAKING NEWS Unjuk Rasa di Pohuwato Berlanjut, 20.000 Massa Akan Turun Aksi 26-30 September
Informasinya, masyarakat yang akan turun mengklaim sebagi Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Pohuwato (AMLTP). Dalam selebaran itu ditulis dengan hu
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2192023_Sejumalh-mobil-digulingkan-masssa-aksi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sebanyak 20.000 massa aksi menyerukan aksi unjuk rasa di Kabupaten Pohuwato dalam lima hari ke depan dimulai besok 26-30 September 2023.
Dalam selebaran pemberitahuan, seruan aksi itu mengatasnamakan gerakan september melawan.
Informasinya, masyarakat yang akan turun mengklaim sebagi Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Pohuwato (AMLTP).
Dalam selebaran itu ditulis dengan huruf tebal dan berwarna merah "Geruduk Polres Pohuwato".
Adapun titik aksi akan dipusatkan di Polres Pohuwato. Seseorang bernama Uten Umar ditulis sebagai jenderal lapangan aksi tersebut.
Ada lima tuntutan yang dibawa para massa itu besok:
1. Bebaskan massa aksi yang sementara ditahan di Polres Pohuwato.
2. usut tuntas anggota Polri yang melakukan pemukulan kepada massa aksi yang sementara diperiksa Polres Pohuwato.
3. Meminta kepada Bupati Pohuwato dan Kementerian ESDM untuk menghentikan aktivitas PT Merdeka Copper Gold.
4. Berikan ruang kepada penambang Pohuwato untuk melakukan aktivitas pertambangan pada semua kawasan di Kabupaten Pohuwato.
5. Meminta kepada Presiden Jokowi dan Kapolri untuk mengevaluasi kapolda dan kapolres yang (diduga) terlibat aktif dalam wilayah pertambangan, sehingga menyebabkan Pohuwato tidak stabil secara ekonomi.
Sebelumnya, aksi unjuk rasa di Pohuwato pada Kamis 21 September 2023 berujung pad pengrusakan sejumlah fasiltas publik dan pemerintah.
Paling parah dialami oleh Kantor Bupati Pohuwato. Kantor yang dibangun sejak 2004 itu terbakar hangus. Bangunan senilai Rp 12 miliar itu ludes, menyisakan tembok-temboknya saja.
Sementara seisi ruangan, tersisa arang. Kursi, komputer, bahkan dokumen-dokumen penting terbakar hangus.
Belum ada estimasi kerugian tersebut, namun jika ditambahkan dengan nilai bangunan itu, ditaksir mencapai puluhan juta.
Gara-gara kebakaran itu, 150-an Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkantor di tempat tersebut harus dipindahkan ke kantor bersama. (*)