Kamis, 5 Maret 2026

Pilpres 2024

Tak Bahas Cawapres, Ini Hasil Pertemuan Para Sekjen Partai Pendukung Prabowo: Kita Rebut Hati Rakyat

Para petinggi parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) membentuk kelompok kerja terkait dengan konten yang bakal dikampanyekan Prabowo Subianto.

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Tak Bahas Cawapres, Ini Hasil Pertemuan Para Sekjen Partai Pendukung Prabowo: Kita Rebut Hati Rakyat
Tribunnews.com/Reza Deni
Sekjen Partai Golkar, Lodewijk F Paulus bersama elite Partai Politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (20/9/2023). Para petinggi parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) membentuk kelompok kerja terkait dengan konten yang bakal dikampanyekan Prabowo Subianto selaku bacapres mereka. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Sejumlah Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai politik dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (bacapres) melakukan pertemuan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat pada Rabu (20/9/2023) malam.

Para petinggi parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) membentuk kelompok kerja terkait dengan konten yang bakal dikampanyekan Prabowo Subianto selaku bacapres mereka.

Hal tersebut disampaikan Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus setelah pertemuan tertutup para petinggi parpol KIM selama kurang lebih 3 jam di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat.

Baca juga: Nama Bakal Cawapres Ganjar Makin Mengerucut usai Dua Kandidat Tersisih, Mahfud MD atau Sandiaga Uno?

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-575: Polandia Pilih Stop Kirim Senjata ke Ukraina, Ada Apa?

"Tadi kita telah mendengarkan dari tim pakar Pak Prabowo, karena Pak Prabowo kan sudah keliling. Tadi malam kita lihat beliau bertiga (Anies dan Ganjar) di UGM dan telah menyampaikan katakan visi dan misi ataupun pokok-pokok kebijakan," kata Lodewijk dalam konferensi pers, Rabu (20/9/2023).

 

 

Dalam pertemuan itu, Lodewijk mendapatkan penjelasan dari tim pakar Partai Gerindra yang hadir soal program Prabowo ke depan.

"Ada 17 program prioritas, kemudian ada 8 program cepat yang harus selesai lebih awal, mungkin lebih kepada program 100 hari ya biasanya. Kemudian ada 45. Jadi filosifinya 17-8-45. Yang 45 adalah para pakar yang mengawasi untuk bagaimana membentuk konten," kata Lodewijk.

Wakil Ketua DPR RI itu menyebut bahwa konten-konten yang dihasilkan nanti harus relevan dengan realitas kekinian.

"Konten yang kita akan sampaikan juga harus bernilai, harus punya nilai, punya nilai jual, nilai penerimaan dari konstituen, karena memang yang kita harus kita akan jual adalah pasangan presiden dari Pak Prabowo dari Koalisi Indonesia Maju," kata dia.

"Artinya kita ingin merebut hati dan pikiran dari rakyat Indonesia untuk bgaimana memilih Pak Prabowo dengan insya allah pasangannya sebagai presiden masa bakti 2024-2029 nanti," ujar Lodewijk.

Selain itu, Lodewijk mengatakan bahwa konten yang dihasilkan juga bisa konsisten.

"Artinya dari tataran strategis sampaj tataran operasional itu narasi yang dibangun sama, dan dari waktu ke waktu tentunya itu sama tidak berubah-ubah," pungkasnya.

Tak Bahas Cawapres

Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto menegaskan bahwa pertemuan para sekretaris jenderal (sekjen) partai politik anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Kantor DPP Partai Golkar tidak membahas sosok calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto.

"Cawapres belum, bukan hak kita, itu ketua umum itu," kata Yandri, Rabu (20/9/2023).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved