Penganiayaan Siswa Gorontalo
Polisi Ringkus Penganiaya Siswa SMP 7 Kota Gorontalo, di Bawah Umur dan Putus Sekolah
Kapolresta Gorontalo Kota Kombespol Ade Permana mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-19_Kasat-Reskrim-Polresta-Gorontalo-Kota-Kompol-Leonardo-Widharta-saat-merangkum-pelaku.jpg)
Korban mencoba menangkis, namun dengan beringas pelaku melayangkan belasan bogem mentah.
Tak cuma bogem mentah, tendangan dari pelaku juga bertubi-tubi menyerang titik vital korban.
Dalam video terdengar suara dentuman ketika kaki pelaku menyentuh perut dan belakang korban.
Jika dihitung, 20-an pukulan dilayangkan tersangka ke tubuh korban, baik itu tendangan maupun bogem mentah.
Beberapa kali pula pelaku menginjak wajah korban dari atas. Sembari sesekali korban meminta ampun.
"Minta ampun kita uti," kata Refadli kepada pelaku. (*)
Ikuti perkembangan kasus ini dengan Membaca Selengkapnya: Penganiayaan siswa gorontalo