Senin, 9 Maret 2026

Penganiayaan Siswa Gorontalo

Polisi Ringkus Penganiaya Siswa SMP 7 Kota Gorontalo, di Bawah Umur dan Putus Sekolah

Kapolresta Gorontalo Kota Kombespol Ade Permana mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Polisi Ringkus Penganiaya Siswa SMP 7 Kota Gorontalo, di Bawah Umur dan Putus Sekolah
TribunGorontalo.com
Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Leonardo Widharta saat merangkum pelaku penganiaya siswa SMP 7 Kota Gorontalo pada Jumat (15/9/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sat Reskrim Polresta Gorontalo Kota berhasil mengungkap identitas pelaku dan korban penganiayaan yang viral di media sosial, Rabu (19/9/2023).

Kapolresta Gorontalo Kota Kombespol Ade Permana mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari masyarakat terkait video penganiayaan tersebut.

"Menindak lanjuti video yang viral tersebut Team Rajawali dan Piket Reksrim dan unit Intelkam yang dipimpin oleh Kasat Reksrim Kompol Leonardo Widharta langsung melakukan penyelidikan dan mengantongi identitas saksi-saksi, korban serta pelaku," kata Ade Permana.

Dijelaskan Kompol Leonardo bahwa kejadian tersebut terjadi pada Jumat (15/9/2023) sekitar pukul 16.00 WITA di Taman Kota Gorontalo.

Baca Selanjutnya: Penganiayaan siswa gorontalo

Adapun korban merupakan siswa SMP 7 bernama RU (RU). Siswa 13 tahun itu menerima pukulan bertubi-tubi dari SS (16). 

"Identitas korban adalah RU (13) warga kecamatan Dungingi Kota Gorontalo yang merupakan siswa SMP di salah satu sekolah yang ada di Kota Gorontalo, sementara pelaku adalah SS (16) warga kelurahan Limba UI dan sudah putus sekolah," jelas Leonardo.

Saat ini, Polresta Gorontalo masih melakukan penyelidikan terkait motif penganiayaan tersebut, serta siapa yang mengambil dan menyebarkan video tersebut.

"Pelaku sudah diamankan di Polresta Gorontalo untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutup Leonardo.

Diberitakan sebelumnya, sebuah tindakan penganiayaan dialami oleh seorang siswa SMP 7 Kota Gorontalo

Menurut keluarga korban kepada TribunGorontalo.com, penganiayaan itu terjadi pada Jumat (15/9/2023). 

Taman Kota Gorontalo kebetulan berada di kawasan sekolah SMP, beberapa ada SMP 1, SMP 6, SMP 2, juga SMP 7. 

Dari video yang beredar, terlihat korban mengalami penganiayaan yang begitu sadis dari pelaku. 

Video tersebut tersebar di Facebook dan Whatsapp Grup (WAG). Korban saat dianiaya masih berseragam pramuka. 

Korban juga tampak masih menggunakan tas jinjingnya. Ia tersungkur kala diterjang dengan tendangan pelaku. 

Pelaku melayangkan pukulan ke arah korban yang saat itu tengah terbaring di tanah. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved