TribunWiki
3 Fase Perkembangan Kota Gorontalo dari Sebelum Kolonial
Dijuluki sebagai Serambi Madinah, Kota Gorontalo merupakan salah satu kota tertua di jazirah Sulawesi, diperkirakan terbentuk sekitar 400 tahun silam.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Foto-Taman-Taruna-Remaja-berada-445555.jpg)
Kota Kolonial
Dalam buku "Arkeologi Perkotaan Gorontalo", periode Kota Kolonial adalah kota yang dikembangkan oleh bangsa Eropa (Basundoro, 2012:84).
Menurut King, Kota Kolonial merupakan kota yang terdapat dalam sebuah koloni penjajahan dan jauh dari negara induknya.
Pada masa kolonial, permukiman masyarakat Gorontalo dipisahkan dengan penguasa Belanda, yakni berada jauh dari pusat kota.
Sementara itu permukiman orang-orang Cina dan Arab berada di sekitar Kota.
Pola kehidupan masyarakat Kota Gorontalo, di mana sekarang merupakan perpaduan antara pola Sultan Botutihe dan pola Belanda.
Hal tersebut dapat dilihat dari bangunan di kawasan lapangan Taruna Remaja yang masih eksis sampai kini.
(TribunGorontalo.com/Herjianto)