Demokrat Copot Baliho Anies Baswedan usai Keputusan Sepihak Surya Paloh Menggandeng Cak Imin
Aksi pencopotan baliho ini dilatarbelakangi oleh rasa kekecewaan yang mendalam yang dirasakan oleh Demokrat terhadap Partai NasDem.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/192023_Baliho-bergambar-Anies-Baswedan-dan-AHY.jpg)
Sesuai mandat tersebut, pada 14 Juni 2023, Anies Baswedan memutuskan untuk memilih AHY sebagai calon wakil presiden.
Meskipun demikian, hingga saat ini, belum ada deklarasi resmi mengenai AHY sebagai cawapres, dan Demokrat merasa bahwa penundaan ini disebabkan oleh Anies yang patuh kepada Surya Paloh dalam mengambil keputusan politik.
Namun, di tengah rencana deklarasi AHY sebagai cawapres, Demokrat mendapatkan kabar bahwa NasDem telah menetapkan Cak Imin sebagai cawapres Anies secara sepihak, tanpa berkomunikasi dengan petinggi Demokrat dan PKS.
"Tiba-tiba terjadi perubahan fundamental pada Selasa Malam, 29 Agustus 2023, di NasDem Tower, ketika Surya Paloh tiba-tiba menetapkan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres Anies, tanpa sepengetahuan Demokrat dan PKS," kata Teuku Riefky.
Anies pun mengutus Sudirman Said untuk menyampaikan keputusan tersebut kepada petinggi Demokrat dan PKS.(*)