Warga Huntu Tenggelam
Basarnas Gorontalo Gunakan Rescue Net untuk Cari Warga Tenggelam di Sungai Bone
Basarnas Gorontalo menggunakan rescue net untuk mencari warga yang tenggelam di pesisir Sungai Bone, Gorontalo.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Basarnas-Gorontalo-56666.jpg)
Setelah menerima laporan, tim SAR Gabungan bersama Direktorat Polair Polda Gorontalo langsung mencari korban di kawasan yang diduga titik jatuhnya korban mulai pukul 17.00 Wita, Minggu (27/8/2023) kemarin.
Adapun fakta-fakta yang diungkapkan pihak Basarnas Gorontalo sebagai berikut:
1. Sepatu Korban
Sepatu milik korban yang bernama Iwan Ibrahim (46) yang digunakan saat menjala ikan ditemukan oleh Basarnas Gorontalo pagi tadi, Senin (28/8/2023).
Pihak Basarnas pun telah mengamankan sepatu tersebut dan diamankan di posko yang berdekatan dengan lokasi kejadian.
2. Jaring Ikan
Jaring ikan yang digunakan Iwan Ibrahim untuk memancing ikan turut ditemukan juga oleh pihak Basarnas.
Jaring tersebut ditemukan Minggu (27/8/2023) sore hari, tak lama Iwan dinyatakan tenggelam di pesisir Sungai Bone.
Jaring itu juga turut diamankan di posko milik Basarnas Gorontalo untuk dijadikan barang bukti.
3. Peralatan Basarnas
Adapun peralatan Basarnas yang digunakan untuk pencarian korban hanyut ini berupa Rubber Boat, alat selam, rescue net, dan beberapa peralatan SAR lainnya.
4. Basarnas Ketambahan Personel
Dalam pencarian warga Bone Bolango yang hanyut di pesisir Sungai Bone ini, Basarnas ketambahan personil dari pihak BPBD dan Polair.
Menurut keterangan Kasi OPS Basarnas Gorontalo, Ida Bagus Nyoman Ngurah Asrama, hingga saat ini jasad korban belum memiliki tanda-tanda ditemukan.
Hingga pencarian lanjutan, Basarnas sendiri telah melakukan teknik penyelaman dan penyisiran sekitaran sungai.
"Untuk pencarian siang hari ini kami lakukan pencarian dengan menggunakan jaring, dengan harapan korban bisa terjaring dengan alat kami ini," jelas Bagus.
Saat ini Basarnas Gorontalo terus berupaya mencari korban.
Pihak Basarnas menyisir jembatan Talumolo sejauh 1,6 kilometer, di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo. (*)