Warga Huntu Tenggelam
Basarnas Gorontalo Gunakan Rescue Net untuk Cari Warga Tenggelam di Sungai Bone
Basarnas Gorontalo menggunakan rescue net untuk mencari warga yang tenggelam di pesisir Sungai Bone, Gorontalo.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Basarnas-Gorontalo-56666.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Basarnas Gorontalo menggunakan rescue net untuk mencari warga yang tenggelam di pesisir Sungai Bone, Gorontalo.
Pihak dari Basarnas sendiri pun telah melakukan pencarian lanjutan pada Senin (28/8/2023).
Basarnas belum menemukan tanda-tanda dari korban yang tenggelam di pesisir Sungai Bone hari kemarin.
Kasi OPS, Ida Bagus Nyoman Ngurah Asrama mengatakan, pada pencaraian lanjutan ini pihaknya telah melakukan penyelaman dan penyisiran pagi hari tadi.
Untuk pencarian tersebut, pihaknya juga menambahkan peralatan bantuan berupa jaring (Rescue Net).
"Yang melakukan penyisiran nanti akan menggunakan jaring tersebut, dengan harapan korban bisa terjaring dengan peralatan itu," ungkap Bagus.
Tak hanya itu, bahkan Basarnas Gorontalo juga ketambahan personil dari beberapa anggota BPBD dan Polair untuk mencari korban yang tenggelam tersebut.
Bagus juga menjelaskan, beberapa peralatan yang dikerahkan dalam pencarian Iwan Ibrahim (46), seorang korban tenggelam di pesisir Sungai Bone ini.
"Untuk peralatannya berupa Rubber Boat, alat selam, rescue net, dan beberapa peralatan SAR lainnya," jelasnya singkat.
Untuk tanda-tanda dari penemuan korban, Bagus mengatakan, pihaknya belum menemukan tandanya.
Hanya pakaian serta sepatu korban yang saat ini baru ditemukan.
"Cuman tadi pagi, tim kami sudah menemukan sepatu korban dan sudah diangkat dan yang lain masih kita usahakan cari," tandasnya.
Diketahui, warga yang tenggelam tersebut bernama Iwan Ibrahim (46) warga Desa Huntu Utara, Kecamatan Bolango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Menurut keterangan Husain Abogu (38) warga setempat, bahwa korban hanyut tepat berada di belakang rumahnya sekira pukul 16.20 Wita.
Korban hanyut saat sedang menjala ikan di pesisir sungai Bone.
Setelah menerima laporan, tim SAR Gabungan bersama Direktorat Polair Polda Gorontalo langsung mencari korban di kawasan yang diduga titik jatuhnya korban mulai pukul 17.00 Wita, Minggu (27/8/2023) kemarin.
Adapun fakta-fakta yang diungkapkan pihak Basarnas Gorontalo sebagai berikut:
1. Sepatu Korban
Sepatu milik korban yang bernama Iwan Ibrahim (46) yang digunakan saat menjala ikan ditemukan oleh Basarnas Gorontalo pagi tadi, Senin (28/8/2023).
Pihak Basarnas pun telah mengamankan sepatu tersebut dan diamankan di posko yang berdekatan dengan lokasi kejadian.
2. Jaring Ikan
Jaring ikan yang digunakan Iwan Ibrahim untuk memancing ikan turut ditemukan juga oleh pihak Basarnas.
Jaring tersebut ditemukan Minggu (27/8/2023) sore hari, tak lama Iwan dinyatakan tenggelam di pesisir Sungai Bone.
Jaring itu juga turut diamankan di posko milik Basarnas Gorontalo untuk dijadikan barang bukti.
3. Peralatan Basarnas
Adapun peralatan Basarnas yang digunakan untuk pencarian korban hanyut ini berupa Rubber Boat, alat selam, rescue net, dan beberapa peralatan SAR lainnya.
4. Basarnas Ketambahan Personel
Dalam pencarian warga Bone Bolango yang hanyut di pesisir Sungai Bone ini, Basarnas ketambahan personil dari pihak BPBD dan Polair.
Menurut keterangan Kasi OPS Basarnas Gorontalo, Ida Bagus Nyoman Ngurah Asrama, hingga saat ini jasad korban belum memiliki tanda-tanda ditemukan.
Hingga pencarian lanjutan, Basarnas sendiri telah melakukan teknik penyelaman dan penyisiran sekitaran sungai.
"Untuk pencarian siang hari ini kami lakukan pencarian dengan menggunakan jaring, dengan harapan korban bisa terjaring dengan alat kami ini," jelas Bagus.
Saat ini Basarnas Gorontalo terus berupaya mencari korban.
Pihak Basarnas menyisir jembatan Talumolo sejauh 1,6 kilometer, di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo. (*)