Sabtu, 7 Maret 2026

Info Gempa Terkini

Gempa Bumi Terkini Guncang 2 Kali di Wilayah yang Sama pada 15 Agustus 2023, Kedalaman 10 Km

Wilayah Maluku termasuk dalam daerah yang rentan terhadap aktivitas gempa bumi karena letaknya yang berada di dalam Cincin Api Pasifik, sebuah lingkar

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Terkini Guncang 2 Kali di Wilayah yang Sama pada 15 Agustus 2023, Kedalaman 10 Km
TribunGorontalo.com
Titik-titik gempa di Maluku Selasa 15 Agustus 2023. 

Wilayah Maluku termasuk dalam daerah yang rentan terhadap aktivitas gempa bumi karena letaknya yang berada di dalam Cincin Api Pasifik, sebuah lingkaran zona tektonik aktif yang mengelilingi Samudra Pasifik. Beberapa faktor yang menunjukkan potensi terjadinya gempa di Maluku meliputi:

Interaksi Lempeng Tektonik: Maluku berada di dekat pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yaitu Lempeng Pasifik, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Eurasia.

Interaksi dan pergerakan lempeng-lempeng ini dapat memicu gempa bumi.

Subduksi Lempeng: Di sepanjang pesisir selatan Maluku, terjadi subduksi lempeng di mana Lempeng Indo-Australia menyusup di bawah Lempeng Pasifik. Interaksi ini bisa memicu gempa dengan magnitudo yang besar.

Patahan Aktif: Wilayah Maluku memiliki sejumlah patahan aktif yang berpotensi menyebabkan gempa, seperti Patahan Sorong, Patahan Seram, dan Patahan Banda. Aktivitas pergerakan pada patahan-patahan ini dapat menyebabkan gempa lokal.

Kedalaman Hiposenter: Gempa-gempa dengan kedalaman bervariasi bisa terjadi di wilayah ini. Gempa dengan kedalaman dangkal cenderung lebih dirasakan oleh penduduk dan memiliki potensi kerusakan yang lebih besar.

Zona Vulkanik: Selain aktivitas gempa bumi, Maluku juga memiliki sejumlah gunung berapi aktif. Aktivitas vulkanik ini juga dapat memicu gempa vulkanik atau gempa tektonik terkait dengan pergerakan magma di bawah permukaan.

Peningkatan Monitoring: Meskipun tidak mungkin memprediksi gempa dengan akurasi mutlak, BMKG dan pihak terkait telah meningkatkan upaya pemantauan dan mitigasi bencana di wilayah ini.

Peningkatan ini termasuk instalasi seismometer, pemantauan aktif gempa, serta edukasi kepada masyarakat mengenai tindakan darurat saat gempa terjadi.

Warga Maluku perlu meningkatkan kesadaran akan tindakan pengamanan diri saat gempa terjadi, seperti berlindung di bawah meja atau benda yang kuat, menjauhi kawasan pesisir jika terjadi gempa bumi kuat di laut, dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Pemantauan informasi resmi dari BMKG juga penting agar dapat mengikuti perkembangan aktivitas seismik dan memahami langkah-langkah yang harus diambil dalam menghadapi situasi darurat.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved