Rabu, 11 Maret 2026

Kontroversi Band 1975

Imbas Kontroversi di Negeri Jiran, The 1975 Resmi Batal Konser di WTF 2023 Jakarta

Imbas mencela pementah dan berciuman sesama personel band saat konser di Malaysia, Band The 1975 batal tampil di Indonesia.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Imbas Kontroversi di Negeri Jiran, The 1975 Resmi Batal Konser di WTF 2023 Jakarta
Instagram.com/the1975
Band 1975 batal konser di WTF 2023, Senayan, Jakarta. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Aksi kontroversi band 1975 saat konser di Malaysia, berimbas pada batalnya konser The 1975 di Indonesia.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh panitia penyelenggara WTF 2023.

"The 1975 dengan menyesal bahwa acara yang akan mereka bawa di Jakarta dan Taipei tak bisa lagi berjalan seperti direncanakan," jelas penyelenggara WTF 2023 di media sosial mereka.

"Band ini tidak pernah mengambil keputusan untuk membatalkan pertunjukan dengan enteng dan sangat menantikan untuk bermain untuk para penggemar di Jakarta dan Taipei," lanjutnya.

"Tetapi sayangnya, karena keadaan saat ini, tidak mungkin untuk melanjutkan pertunjukan yang telah dijadwalkan. Terima kasih atas pengertian dan dukungan kalian yang terus-menerus".

Baca juga: 10 Lagu Good Morning Everyone, Suara Vokalisnya Mirip Duta Sheila On 7

Sebelumnya, band asal Inggris ini sempat konser di Sirkuit Sepang, Malaysia pada Sabtu (21/7/2023).

Belum menyelesaikan semua lagunya, The 1975 akhinya dipaksa berhenti oleh pihak berwajib.

Insiden itu dipicu karena vokali The 1975 tiba-tiba mencium Ross MacDonald, sang bassist.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Kompas.com, Good Vibes Festival 2023 itu dimulai pada pukul 15.30 waktu setempat.

Namun, Saat baru membawakan lima lagu, Matty Healy mulai berpidato kepada para penonton di acara tersebut.

Healy mengkritik pemerintah Malaysia karena mengkriminalisasi hubungan sesama jenis dan LGBTQ+.

Bahkan, sang vokalis terang-terangan mengaku menyesal tampil di Malaysia.

“Saya membuat kesalahan saat kami mengikuti acara, saya tidak menyelidikinya. Saya tidak mengerti intinya, kan? Saya tidak melihat pentingnya mengundang The 1975 ke suatu negara dan memberi tahu kami dengan siapa kami dapat berhubungan seks,” kata Healy, dikutip dari The Straits Time, Sabtu (22/7/2023).

Menurut, Healy dirinya tak lagi bergairah untuk menghibur para penggemar The 1975 karena tak suka aturan pemerintah di sana.

“Dan itu tidak adil bagi Anda, karena Anda tidak mewakili pemerintah Anda. Kalian adalah anak muda, dan saya yakin banyak dari kalian yang gay dan progresif,” ungkapnya.

Seakan tak puas menceramahi warga Malaysia, Healy menyalakan rokok, lalu meludah di atas panggung.

Kemudian, Ross MacDonald menghampiri Healy dan keduanya pun berciuman.

Lalu, kedua pria itu berciuman sambil membawakan lagu I Like America & America Likes Me.

Healy mengaku harus menghentikan penampilan karena baru saja dilarang oleh otoritas Kuala Lumpur.

Saat itu juga, pihak Good Vibes Festival mengumumkan penghentian konser.

"Kami sangat menyesal mengumumkan bahwa sisa jadwal Good Vibes Festival 2023, yang direncanakan untuk hari ini dan besok telah dibatalkan menyusul perilaku kontroversial dan pernyataan artis Inggris Matt Healy dari band The 1975," tulis penyelenggara dilansir Kompas.com.

Baca juga: 20 Lagu Single Barat Terbaru 2023, Ada Steve Aoki hingga Sam Smith

Tanggapan Pemerintah Malaysia

Menteri Komunikasi dan Digital Malaysia Fahmi Fadzil mengatakan, telah memerintahkan pembatalan sisa festival.

Mereka juga meminta pihak penyelenggara mengganti biaya tiket para penonton.

“Saya ingin menekankan, posisi pemerintah sangat jelas. Tidak ada kompromi terhadap pihak manapun yang menentang, meremehkan, dan melanggar hukum Malaysia,” tulis Fahmi melalui Twitter pribadinya.

Kementerian juga mengajukan laporan polisi terhadap band dan penyelenggara festival karena gagal memenuhi persyaratan tampil di negara tersebut.

Penyelenggara telah menjamin akan bertanggung jawab atas penampilan band tersebut.

Tidak hanya itu, kementerian melalui panitia pusat permohonan pembuatan film dan penampilan artis asing di Malaysia (Puspal) memboikot The 1975 untuk tampil lagi di sana.

Profil Band

The 1975 adalah grup band pop rock dari Inggris yang sudah berdiri sejak 2002.

The 1975 beranggotakan Matthew "Matty" Healy di posisi vokal dan gitar, Adam Hann di posisi gitar, Ross MacDonald di posisi bass, dan George Daniel di posisi drum.

Matty, Hann, MacDonald, dan George telah bermain band sejak bertemu di Wilmslow High School.

The 1975 merupakan salah satu band yang memiliki nama yang unik. Sebelum mantap membawa nama The 1975, mereka pernah menggunakan nama-nama lain seperti Me and You Versus Them, Forever Drawing Six, Talkhouse, The Slowdown, Bigsleep, dan Drive Like I Do.

Matty kemudian menemukan nama The 1975 yang terinspirasi dari coretan tentang kegilaan dari buku On the Road karya Jack Kerouac yang bertanggal 1 Juni 1975.

Sepanjang karier mereka, The 1975 sudah menelurkan lima album studio yang terdiri dari The 1975, I Like It When You Sleep, for You Are So Beautiful yet So Unaware of It, A Brief Inquiry into Online Relationships, Notes on a Conditional Form, Being Funny in a Foreign Language. (*)

 

 

 

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved