Gorontalo Kemarin

Gorontalo Kemarin, Tingginya Kasus Perceraian dan Fenomena Badut Jalanan

TRIBUNGORONTALO.COM merangkum 5 berita populer Gorontalo kemarin, Rabu 19 Juli 2023. Berita ini masih relevan dibaca hari ini, Kamis 20 Juli 2023. 

Editor: Wawan Akuba
tribungorontalo/Risman Taharuddin
Badut jalanan di Kota Gorontalo 

Zakaria, Alumni Fakultas Ilmu Sosial UNG itu menuturkan, kehadiran badut jalanan menggambarkan tingginya persoalan sosial di Gorontalo, seperti kesulitan mendapatkan pekerjaan.

"Sebelumnya jika menjumpai mereka paling tidak bisa ditemui di acara momentum, seperti ulang tahun. Namun saat ini di setiap persimpangan jalan pasti kita temukan mereka justru semakin banyak. Dan jika dianalisis ini tentu persoalan sosial," tutur Zakaria kepada TribunGorontalo.com di warung kopi Kota Gorontalo, Rabu (19/7/2023).

Badut jalanan kini sudah dijadikan sebagai mata pencaharian sehari-hari.

Kata dia, fenomena ini juga menjadi instrumen semakin mundurnya kualitas sumber daya manusia di Kota Gorontalo.


Baca Selengkapnya

Polisi Gorontalo Bongkar Penampungan Miras, Temuan Terbesar dalam Sejarah

Polda Gorontalo menyita 33 ribu miras berbagai merek.
Polda Gorontalo menyita 33 ribu miras berbagai merek.(TribunGorontalo/AgungPanto)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Polisi Gorontalo berhasil membongkar tempat penampungan miras.

Total 33 ribu botol miras dari berbagai merek berhasil diamankan Polda Gorontalo.

Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro menyebut, penemuan miras kali ini merupakan tangkapan terbesar dalam sejarah kepolisian Gorontalo.

"Ini belum kita lakukan penimbangan untuk totalnya, namun kalau dilihat hasilnya, bisa jadi ini yang terbesar," kata Desmont dalam konferensi pers di Mapolda Gorontalo, Rabu (19/7/2023).

Kepolisian pun saat ini masih terus mendalami bagaimana pengoperasian dari gudang tersebut.


Baca Selengkapnya

Rayakan Tahun Baru Islam, Masyarakat Desa Helumo-Gorontalo Pawai Teatrikal Zaman Jahiliyah

Warga Desa Helumo Kabupaten Gorontalo pawai obor hingga teatrikal zaman perbudakan.
Warga Desa Helumo Kabupaten Gorontalo pawai obor hingga teatrikal zaman perbudakan.(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Masyarakat Desa Helumo Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo memperingati Tahun Baru Islam.

Ribuan warga itu pawai obor diiringi penampilan teatrikal jalanan bertema perbudakan pada zaman Jahiliyah.

Masyarakat awalnya berkumpul di depan Mesjid Al-Muhajirin, Dusun Bendungan, Desa Helumo selepas ibadah shalat Isya, Selasa (18/7/2023) malam.

Dari anak-anak sampai orang dewasa mengikuti kegiatan pawai Obor Hijratul Rasul tersebut.

"Kita isi momen penuh berkah ini dengan muhasabah, agar kita mempunyai kekuatan menjadi pribadi yang lebih baik, pemuda yang baik dengan menjauhi segala larangan-Nya," kata Habri Mahmud, Kepala Desa Helumo.


Baca Selengkapnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved