Wiki Gorontalo
Asal Usul Nama Talaga, Wilayah Kabupaten Gorontalo Jadi Saksi Bisu Perjalanan Raja Tilahunga
Wilayah Kecamatan Telaga di Kabupaten Gorontalo menjadi saksi perjalanan Raja Tilahunga. Raja tilahunga ialah seorang Raja atau dalam bahasa Gorontalo
Penulis: Risman Taharudin | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kawasan-Telaga-Kabupaten-Gorontalo.jpg)
Para pemuda dibantu warga lainnya akhirnya mulai mempersiapkan berbagai perbekalan Makanan yang dibutuhkan. Peralatan pertanian dibawa guna membuka dan mengolah lahan subur.
Saat semua perbekalan sudah siap, suatu hari berangkatlah mereka ke arah selatan, menuju Danau Limboto.
Baca juga: Breaking News: Mobil Dinas BPBD Bone Bolango Tercebur ke Danau Perintis Gorontalo
Setelah menyeberangi Sungai Bulango yang airnya mengalir deras. Mereka pun melintasi kawasan perlimaan atau perbatasan Kabupaten Gorontalo dan kota Gorontalo. Para penduduk daerah itu tampak terheran-heran. Mereka pun bertanya-tanya, ke mana rakyat Raja Tilahunga yang sehat kuat dan perkasa (Tahilagaia) itu akan pergi. Atau dalam bahasa Gorontalo disebut Ma'ode'u toonu tahilagayi'a buti.
Seperti itulah pertanyaan yang muncul Apalagi setelah penduduk melihat pemimpin mereka yang nampak 'Ma Bo Lagalagayi' atau tampak segar bugar dan penuh wibawa semakin menarik perhatian penduduk.
Sejak itulah kawasan ini menjadi terkenal dengan nama talaga yang berasal dari kata talaga-lagayi untuk mengenang perjalanan Raja Tilahunga yang memimpin rakyatnya. Talaga pun menjadi saksi bisu perjalanan Raja Tilahunga yang gagah perkasa dan berwibawa (laga-lagai) demi kepentingan rakyatnya. (*)