Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-481: PBB Tuduh Rusia Blokir Bantuan Korban Bendungan Kakhovka
Kondisi terkini perang, Senin (19/6/2023): PBB menuding Rusia memblokir bantuan untuk korban banjir bendungan Nova Kakhovka, Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-Senin-9-Mei-2022.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Senin (19/6/2023) telah berlangsung selama 481 hari.
Kabar terbaru dalam perang adalah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengklaim bahwa Rusia memblokir pengiriman bantuan kemanusiaan untuk korban banjir akibat hancurnya bendungan Nova Kakhovka di Kherson, Ukraina wilayah selatan.
Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022.
Dalam perjalanannya, Rusia mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-479: Serangan Balik Pasukan Zelensky Berlanjut ke Mariupol
Konflik antara negara bertetangga tersebut, hingga saat ini terus berlanjut dan belum tampak akan berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-481 perang Rusia vs Ukraina:
- PBB menuduh Rusia terus memblokir pengiriman bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang diduduki Rusia di Ukraina yang terkena dampak jebolnya bendungan Kakhovka baru-baru ini.
“Kami mendesak pihak berwenang Rusia untuk bertindak sesuai dengan kewajiban mereka berdasarkan hukum humaniter internasional. Bantuan tidak dapat ditolak bagi orang yang membutuhkannya,” kata koordinator kemanusiaan PBB untuk Ukraina, Denise Brown, dalam sebuah pernyataan.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-478: Pasukan Zelensky Rebut Kembali 100 Km Persegi Wilayahnya
- Rusia memiliki sarana, motif, dan peluang untuk meruntuhkan bendungan tersebut, menurut foto eksklusif drone dan informasi yang diperoleh kantor berita Associated Press.
Gambar yang diambil dari atas bendungan tampaknya menunjukkan sebuah mobil bermuatan bahan peledak di atas struktur, dan dua pejabat mengatakan pasukan Rusia ditempatkan di daerah penting di dalam bendungan di mana orang Ukraina mengatakan ledakan yang menghancurkannya berpusat, lapor AP.
Kementerian Pertahanan Rusia tidak segera menanggapi permintaan komentar dari kantor berita tersebut.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-476: Zelensky Bahas Nasib PLTN Zaporizhzhia dengan IAEA
- Korban tewas akibat banjir yang disebabkan oleh penghancuran bendungan telah meningkat menjadi 16 jiwa di Ukraina dengan 31 orang masih hilang dan 29 orang masih berada di wilayah yang dikuasai Rusia, menurut pengarahan oleh Kyiv dan Moskow.
Air banjir mengalir ke wilayah yang sangat luas di Ukraina selatan dan wilayah yang diduduki Rusia saat bendungan Nova Kakhovka jebol pada 6 Juni 2023 lalu.
- Ukraina telah merebut kembali Desa Piatykhatky, di wilayah selatan Zaporizhzhia, menurut laporan.