Gorontalo Kemarin
Gorontalo Kemarin, Baznas Diminta Intervensi Kemiskinan Ekstrem dan Kritik Pakai Mural
Berita-berita ini masih layak dibaca hari ini, Minggu (28/5/2023) karena masih hangat dan jadi pembicaraan publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/16072022_Warga-Miskin_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Suwawa -- Bupati Bone Bolango, Hamim Pou curhat sejumlah masalah yang masih terjadi di wilayahnya.
Hal itu disampaikan Hamim Pou saat ia memberikan sambutan pada Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Masyarakat (PPK) ke-51 di Halaman kantor Bupati Bone Bolango, Jumat (26/5/2023).
Sejumlah masalah yang diungkapkan Hamim di antaranya stunting, angka putus sekolah, serta angka pelecehan terhadap anak.
Selain itu, Hamim Pou juga mengungkapkan masih adanya perlindungan perempuan yang belum terjamin.
Hingga Akhir 2023, DPRD Provinsi Gorontalo Target Salurkan 5 Ribuan Indukan Anak Ayam
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sedikitnya 3-5 ribu indukan ayam ternak ke masyarakat hingga akhir tahun 2023 nanti.
Penyaluran itu disebutkan oleh anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Venny R Anwar usai rapat pokok-pokok pikiran (pokir) bersama Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo dan Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, di ruang Komisi II, Senin (15/5/2023).
“Hal lain yang menjadi kendala adalah proses verifikasi, yang datanya tidak sesuai dengan DTKS, dan sudah kami carikan solusinya,” ungkapnya.
Kemudian, Aleg Dapil IV itu juga mengatakan, setelah pihaknya melihat permintaan pasar, stok indukan ayam mengalami kekurangan yang sangat besar.
“Kami Komisi II optimis akan capai target untuk distribusi indukan ayam hingga akhir tahun 2023,” pungkasnya. ADV DPRD Provinsi Gorontalo (*)
Erwin Ismail Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Minta Biro Pengadaan Bekerja Sesuai Tupoksi
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Erwinsyah Ismail, anggota DPRD Provinsi Gorontalo mengaku menerima aduan dari sejumlah masyarakat.
Aduan itu terkait dengan isu pengadaan proyek di Provinsi Gorontalo. Meski tidak menjelaskan detil, tapi kata Erwin pengadaan ini harus dilakukan dengan profesional.
“Sudah ada laporan masyarakat kepada saya tentang jual beli paket proyek, pokoknya ada transaksional disitu” ungkap Erwin beberapa waktu lalu.
Terkait hal itu, anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo ini meminta Biro dan Pengadaan bekerja profesional.
Jika memang terhambat dalam hal pengetahuan, ia meminta agar ada seminar tawar menawar proyek oleh Biro Pengadaan.