Kamis, 5 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-454: Alasan Presiden Afrika Ingin Damaikan Kyiv-Moskow

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-454, Selasa (23/5/2023): 6 pemimpin Afrika akan mengunjungi Moskow dan Kyiv untuk memaparkan rencana perdamaian

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-454: Alasan Presiden Afrika Ingin Damaikan Kyiv-Moskow
AFP/LUDOVIC MARIN
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa berbicara pada peluncuran prakarsa untuk mendukung produksi vaksin di kampus "Masa Depan Afrika" di Pretoria, pada 28 Mei 2021. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-454 pada Selasa, 23 Mei 2023: para pemimpin Afrika akan mengunjungi Moskow dan Kyiv untuk memaparkan rencana perdamaian mereka. 

Pekan lalu, Rusia menyetujui perpanjangan dua bulan dari kesepakatan yang ditengahi oleh Turki dan PBB yang memungkinkan Ukraina mengirimkan biji-bijian melalui Laut Hitam dan keluar ke dunia, sementara enam presiden Afrika ingin melihat perpanjangan itu lebih jauh.

Namun mereka juga perlu membicarakan cara untuk memudahkan negara-negara Afrika menerima kiriman dan membayar Rusia untuk pupuk, kata Jean-Yves Ollivier, seorang negosiator internasional.

Pupuk Rusia tidak berada di bawah sanksi internasional namun Amerika Serikat dan beberapa negara Barat telah menargetkan kapal kargo Rusia untuk sanksi.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-448: Inggris-Belanda Bentuk Koalisi Guna Kirimi Kyiv Jet F-16

Akses Rusia ke sistem transaksi keuangan global SWIFT juga telah dibatasi oleh sanksi, membuat negara-negara Afrika berjuang untuk memesan dan membayar pupuk kritis.

“Kami perlu memiliki jendela di mana SWIFT akan diberi otorisasi untuk poin khusus ini,” ujar Ollivier.

“Itu akan ada di atas meja dan kami berharap bahwa dalam hal ini kami akan mendapatkan dukungan dari Rusia untuk biji-bijian dari Ukraina, dan kami akan mendapatkan dukungan dari Ukraina untuk menemukan pembayaran dan pengiriman yang memungkinkan untuk pupuk Rusia.” lanjutnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-447: Bos Wagner Disebut Bocorkan Posisi Pasukan Putin

Misi Afrika bukan satu-satunya upaya mediasi.

Sebelumnya, China menawarkan proposal perdamaiannya sendiri pada bulan Februari dan seorang utusan China telah berdiskusi dengan para pejabat Ukraina.

Namun rencana China sebagian besar telah ditolak oleh sekutu Barat Ukraina dan diselimuti oleh dukungan politik Beijing untuk Moskow.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-446: Dikunjungi Zelensky, Prancis dan Jerman Janji Beri Senjata

Ukraina dan Rusia berjauhan dalam hal kesepakatan apa pun yang mungkin menjadi dasar kesepakatan damai.

Delegasi Afrika masih mendapat banyak dukungan, sebut Ollivier, setelah China juga "datang kepada kami dan menawarkan dukungan" atas dasar itu akan menjadi "upaya paralel" dengan rencana Beijing.

“Lebih banyak dukungan, lebih banyak bobot akan diberikan pada negosiasi (dengan Moskow dan Kyiv),” kata Ollivier, ketua pendiri Brazzaville Foundation yang berbasis di London, sebuah organisasi yang menangani resolusi konflik.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved