Perkemahan Wirakarya Nasional 2023
Pesan Menag Yaqut Kholil Qoumas untuk Peserta Perkemahan Wirakarya Nasional di Gorontalo
Sebanyak kurang lebih 1.200 peserta dari 58 perguruan tinggi UIN, IAIN dan STAIN, beserta empat Madrasah Aliyah Negeri di Gorontalo.
Penulis: Fadri Kidjab | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Perkemahan-Wirakarya-Nasional-Perguruan-Tinggi-Keagamaan-PWN-PTK-2023.jpg)
Pemahaman teks-teks keagamaan, diharapkan bukan hanya menjadi visi belaka, tetapi juga merasuk dan
membudaya dalam praksis social.
Gerakan Pramuka menjadi sarana strategis untuk melakukan tabayyun, check and re-check pelbagai pemahaman yang jauh dari nilai-nilai inklusifitas.
Pada sisi yang lain, aktivis gerakan pramuka PTK juga merupakan duta moderasi beragama.
Wawasan moderasi beragama, kultur dan nilai agama yang moderat yang
dipelajari di kampus harus terus disebarkan kepada setiap lapisan masyarakat.
Langgam dan model pendidikan ala Gerakan Pramuka dengan system among, menyenangkan, dan penuh dengan nuansa rekreatif berkontribusi besar untuk mendesiminasikan moderasi
beragama.
Mahasiswa Gerakan Pramuka selama enam hari ini disebut menjadi wahana pencerahan, kapitalisasi ide dan gagasan, sekaligus transfer of value membangun karakter bangsa (caracter building) yang dewasa ini dirasakan mengalami kemerosotan di kalangan generasi milenial.
"Saling asah, saling asih dan saling asuh dalam bumi perkemahan ini menjadi bekal
penting yang akan selalu di ingat dan membekas di dalam hati," jelas dia.
Tidak cukup sampai di
situ, tetapi harus dilanjutkan pada komitimen bersama untuk merevolusi mentalitas dan karakter bangsa.
Kemampuan menghadapi Era Society 5.0 yang dirumuskan World Economic
Forum erat kaitannya dengan pembinaan karakter, yaitu memecahkan
masalah yang kompleks (problem solving).
Kemampuan menilai dan mengambil
keputusan, kecerdasan emosional (EQ), beradaptasi, koordinasi dan
kolaborasi, kepemimpinan, kreatifitas dan inovasi, serta kemampuan memanajemen manusia.
Pantauan TribunGorontalo.com, pembukaan Perkemahan PWN PTK dihadiri langsung Kwarnas Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, Penjabat Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, Anggota DPR RI Komisi VIl, ldah Syahidah, dan Forkopimda Provinsi Gorontalo.
Hadir pula Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo, Forkopimda kab/kota, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Zulkarnaen Suleman, para Rektor/Ketua PTK (Rektor UIN, IAIN, STAIN dan PTKIS), Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTK se-Indonesia.
Beserta Ketua Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Provinsi Gorontalo, para pembina pramuka se-Indonesia. (*)