Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-444: Moskow Akui Kemajuan Pasukan Ukraina di Kota Bakhmut
Kondisi terkini perang, Sabtu (13/5/2023): Rusia akhirnya mengakui bahwa pasukan Ukraina membuat kemajuan di zona pertempuran Kota Bakhmut.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelensky-di-Kota-Bucha-pada-April-2022.jpg)
- Kekalahan Rusia di Ukraina tidak akan menggagalkan kebangkitan China, sementara hubungan antara Beijing dan Uni Eropa akan "sangat terpengaruh" jika Presiden China Xi Jinping tidak mendorong Putin untuk menarik pasukannya, ungkap menteri Eropa.
Pesan tersebut muncul dalam makalah yang dibuat oleh kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, yang bertemu dengan 27 menteri luar negeri Uni Eropa pada hari Jumat di Ibu Kota Swedia, Stockholm untuk membahas bagaimana blok tersebut harus "mengkalibrasi ulang" kebijakannya terhadap Beijing.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-435: Ukraina Bantah Serang Istana Kremlin untuk Bunuh Putin
- PM Inggris Rishi Sunak telah menyatakan kekecewaannya atas keputusan yang memblokir permintaan Zelensky untuk berbicara melalui video di grand final Eurovision hari Sabtu.
Uni Penyiaran Eropa, yang memproduksi acara tersebut, mengatakan bahwa presiden Ukraina memiliki niat yang “terpuji” tetapi menolak permintaan tersebut karena khawatir hal itu dapat mempolitisasi acara tersebut.
- Presiden AS Joe Biden dan PM Spanyol Pedro Sanchez, menggarisbawahi dukungan mereka untuk Ukraina selama pertemuan Gedung Putih yang juga membahas kerja sama migrasi serta pertahanan.
Selama pembicaraan di Oval Office pada hari Jumat, Biden mengatakan bahwa "bersama-sama kami mendukung Ukraina" dan Sanchez dengan tegas menyalahkan perang terhadap Putin.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)