Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-437: Tentara Bayaran Wagner Bakal Mundur dari Kota Bakhmut
Kondisi terkini perang di Ukraina, Sabtu (6/5/2023): simak alasan Wagner, pasukan tentara bayaran Rusia, yang ingin mundur dari Kota Bakhmut.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ilustrasi-wagner.jpg)
Pengumuman jam malam memicu spekulasi di Kherson bahwa kota itu akan digunakan sebagai titik peluncuran serangan balik Ukraina yang telah lama dinanti.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-433: AS Sebut 20.000 Tentara Rusia Tewas dalam 5 Bulan
- Pihak berwenang di wilayah Zaporizhzhia yang diduduki Rusia telah mulai mengevakuasi desa-desa di dekat garis depan.
Gubernur yang dilantik Rusia, Yevgeny Balitsky, mengumumkan langkah tersebut untuk mengantisipasi serangan Ukraina yang bertujuan merebut kembali daerah tersebut.
Dia mengklaim bahwa pasukan Ukraina telah "meningkatkan pengeboman permukiman yang dekat dengan garis depan" dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-430: Korban Jiwa Serangan Rudal di Apartemen Uman Bertambah
- Insinyur telah mengurangi risiko jebolnya bendungan dan merusak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia Ukraina, yang dikuasai Rusia, kata seorang pejabat senior Rusia seperti dikutip oleh kantor berita negara Tass pada Jumat.
Renat Karchaa, Penasihat Direktur Umum perusahaan teknik energi Rosenergoatom, mengatakan para spesialis telah mulai mengalirkan air dari bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kakhovka di Sungai Dnieper di Ukraina selatan.
- Angkatan Udara Ukraina mengatakan pihaknya menjatuhkan salah satu dronenya sendiri setelah kehilangan kendali atas Kyiv.
Andriy Yermak, Kepala Staf Kepresidenan Ukraina, awalnya mengatakan pesawat tak berawak atau drone musuh telah ditembak jatuh, namun angkatan udara kemudian mengklarifikasi bahwa itu adalah milik Ukraina dan telah dihancurkan pada Kamis (4/5/2023).
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-429: Pasukan Putin Perkuat Pertahanan Jelang Serangan Balik
- Gedung Putih telah menolak klaim "menggelikan" oleh Rusia bahwa Washington mengatur serangan pesawat tak berawak di Istana Kremlin di Ibu Kota Rusia, Moskow.
Gedung Putih menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak terlibat dalam insiden serangan drone di Istana Kremlin pada Rabu (3/5/2023) tersebut dan menuduh Rusia berbohong.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-428: Xi Jinping Akhirnya Bicara dengan Zelensky
- Bill Clinton mengatakan dia tahu pada tahun 2011 itu hanya "masalah waktu" sebelum Putin menyerang Ukraina.
“Vladimir Putin mengatakan kepada saya pada 2011, tiga tahun sebelum dia merebut Krimea – bahwa dia tidak setuju dengan perjanjian yang saya buat dengan Boris Yeltsin,” kenang mantan presiden AS itu.
“Dia berkata 'Saya tidak setuju dengan itu. Dan saya tidak mendukungnya. Dan saya tidak terikat olehnya.' Dan saya tahu sejak hari itu, itu hanya masalah waktu." lanjutnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)