Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-427: Kyiv Gandeng FBI untuk Investigasi Kejahatan Perang
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-427, Rabu (26/4/2023): Kyiv gandeng FBI dan perusahaan AS untuk selidiki kejahatan perang di Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/presiden-ukraina-volodymyr-zelensky-18-juni-2022_1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - FBI (Federal Bureau of Investigation) dilibatkan dalam menangani dugaan kasus kejahatan perang Rusia di Ukraina.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Reuters pada Rabu (26/4/2023) atau hari ke-427 invasi Rusia, FBI bekerja sama dengan perusahaan Amerika Serikat untuk mengumpulkan bukti kejahatan perang di Ukraina.
Biro Investigasi Federal atau FBI sendiri adalah dinas intelijen dan keamanan domestik AS serta badan penegak hukum federal utamanya.
Ukraina bekerja sama dengan Biro Investigasi Federal AS dan perusahaan Amerika untuk mengumpulkan bukti kejahatan perang oleh Rusia, seperti informasi geolokasi dan ponsel, kata pejabat senior pada Selasa (25/4/2023).
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-426: Putra Jubir Presiden Putin Ikut Bertempur Bersama Wagner
Pihak berwenang Ukraina mengumpulkan informasi digital dari medan perang dan kota-kota Ukraina yang dilanda perang sejak Rusia menginvasi negara itu pada 24 Februari 2022 lalu.
Hal itu disampaikan oleh Alex Kobzanets, agen khusus FBI yang sebelumnya bekerja sebagai atase hukum untuk badan tersebut di Ukraina.
"Pengumpulan data itu, analisis data itu, bekerja melalui data itu adalah sesuatu yang FBI alami," kata Kobzanets dalam konferensi keamanan siber RSA di San Francisco.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-425: Sebrangi Sungai Dnipro, Pasukan Ukraina Dihujani Tembakan
Disebutkan bahwa pekerjaan itu termasuk melihat informasi ponsel, analisis forensik sampel DNA, serta analisis bagian tubuh yang dikumpulkan dari medan perang.
"Langkah selanjutnya adalah bekerja sama dengan penyedia layanan nasional AS, dan mentransfer informasi tersebut mendapatkan informasi pelanggan, memperoleh informasi geolokasi, jika memungkinkan," tambah Kobzanets.
Pekerjaan tersebut mencerminkan kolaborasi yang semakin dalam antara AS dan Ukraina di front dunia maya, di mana Rusia telah menjadi musuh bersama bagi kedua negara.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-420: Dokumen AS Sebut Mesir Sepakat Pasok Senjata ke Ukraina
Namun Pemerintah Rusia tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Agen tersebut menambahkan bahwa FBI AS selama satu setengah tahun terakhir telah berupaya membantu Ukraina untuk juga mengidentifikasi kolaborator dan mata-mata Rusia yang beroperasi di Ukraina dan pasukan Rusia yang beroperasi di luar Kiev saat invasi terjadi.
Perusahaan dan pejabat keamanan AS telah menjadi mitra utama Ukraina dalam upayanya menangkis serangan siber Rusia, yang telah diperangi setidaknya sejak 2015.
Illia Vitiuk, Kepala Departemen Keamanan Informasi Cyber di Dinas Keamanan Ukraina, mengatakan bahwa sementara jumlah serangan Rusia terhadap Ukraina telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dalam beberapa bulan terakhir mereka menjadi lebih ditargetkan.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-419: Slovakia Ikutan Larang Impor Hasil Panen Ukraina, Ada Apa?
“Sangat sulit untuk membuktikan dalam kasus pidana, siapa yang bertanggung jawab,” kata Vitiuk.