Mario Dandy 'Jilid 2'? Harta AKBP Achiruddin Hasibuan Kini Dikorek Buntut Putranya Aniaya Mahasiswa
Ialah Aditya Hasibuan (19), putra perwira polisi berpangkat AKBP, Achiruddin Hasibuan telah melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa Ken Admiral.
TRIBUNGORONTALO.COM - Kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo yang hingga kini bahkan masih banyak dibicarakan publik, kini seolah terulang kembali, memberikan 'jilid dua'-nya.
Pasalnya, baru-baru kasus dengan pola yang serupa kini terjadi juga di Sumatera Utara.
Ialah Aditya Hasibuan (19), putra seorang perwira polisi berpangkat AKBP bernama Achiruddin Hasibuan telah melakukan penganiayaan terhadap seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.
Baca juga: Polda Sumut Copot AKBP Achiruddin Hasibuan Gara-gara Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Anaknya
Seperti diketahui Kasus Mario Dandy sampai saat ini masih hangat dibicarakan, di mana seorang anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melakukan penganiayaan secara sadis kepada seorang anak di bawah umur yang menyebabkan petaka tak hanya bagi korban tapi juga kepada orangtuanya sendiri.
Ayah Mario Dandy yakni Rafael Alun Trisambodo ikut terseret di mana hartanya dikuliti oleh publik yang akhirnya terungkap kasus-kasus lain, satu di antaranya adalah pencucian uang.
Kini, seperti Rafael Alun, karena penganiayaan yang dilakukan putranya, harta AKBP Achiruddin Hasibuan juga dikorek dan ditelusuri kehalalannya.
Anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan diketahui sudah ditahan oleh pihak kepolisian.
Dalam kasus ini, AKBP Achiruddin Hasibuan juga menjadi pusat perhatian publik.
Dilihat dari akun Instagram pribadinya, AKBP Achiruddin Hasibuan kerap memamerkan motor gede mewah Harley Davidson.
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso mendesak Polda Sumut mengusut darimana harta dan kekayaan yang dimiliki AKBP Achiruddin Hasibuan.
Diketahui, Achiruddin pernah menjabat sebagai Kasat Narkoba di Polresta Deliserdang.
Kemudian, terakhir kali sebelum dicopot baru-baru ini menjabat sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.
"Usut juga sumber kekayaannya. Dengan gaya hedon dan pamer Harley adapah tidak pantas. Kapolda harus periksa melaui Kabid propam dan disidang etik,"kata ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, Rabu (26/4/2023).
Dalam kasus penganiayaan yang dilakukan anak AKBP Achiruddin, IPW menilai Polda Sumut lamban menangani kasus ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aditya-Hasibuan-anak-pejabat-Polda-Sumut-AKBP-Achiruddin-Hasibuan.jpg)