Arti Kata

Mengenal Apa Itu Howitzer TRF-1, Senjata Prancis yang Ditembakkan Ukraina ke Jalur Pasokan Rusia

Ukraina menembakkan peluru menggunakan senjata berupa howitzer TRF-1 155 mm Prancis ke arah Kota Kreminna di Luhansk, yang dikuasai pasukan Rusia.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
via military-today.com
Ilustrasi howitzer TRF-1 155 m Prancis. Pasukan Ukraina menembakkan peluru dari senjata berupa howitzer TRF-1 Prancis ke arah Kota Kreminna di Luhansk wilayah Ukraina timur, yang dikuasai Rusia. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Tentara Ukraina menembakkan peluru dari howitzer TRF-1 Prancis ke arah Kota Kreminna di Luhansk wilayah Ukraina timur, yang dikuasai pasukan Rusia.

Penembakan oleh pasukan Ukraina menggunakan howitzer TRF-1 155 mm ini menargetkan jalur yang digunakan Rusia untuk memasok Kota Kreminna.

Apa Itu TRF-1?

Dilansir TribunGorontalo.com dari military-today.com, TR-F1 adalah howitzer lapangan 155 mm Prancis. Ini dikembangkan oleh GIAT Industries pada akhir 1970-an sebagai pengganti BF-50 dalam dinas Angkatan Darat Perancis.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Howitzer M777, Senjata NATO yang Digunakan Ukraina untuk Perangi Rusia di Donetsk

Howitzer ini pertama kali diungkapkan kepada publik pada tahun 1979.

Butuh beberapa tahun untuk menyempurnakan desainnya. Uji coba militer dimulai pada tahun 1987.

Produksi seri baru dimulai pada tahun 1989 dan berhenti pada tahun 1993. Hanya sejumlah kecil howitzer ini yang dibuat.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Serp-VS5, Sistem Anti-Drone Baru Rusia untuk Perkuat Pertahanan di Tengah Perang

Tentara Prancis memperoleh 105 howitzer ini. Menariknya, TRF1 tidak pernah digunakan secara luas oleh Angkatan Darat Prancis.

Beberapa sumber melaporkan bahwa hanya 13 howitzer yang beroperasi, sementara 12 dari 13 howitzer ini dikerahkan oleh Angkatan Darat Prancis ke Djibouti. Howitzer yang tersisa disimpan di gudang.

Baru-baru ini CEASAR adalah howitzer utama yang digunakan oleh Angkatan Darat Prancis.

Baca juga: Apa Itu Depleted Uranium, Produk Nuklir yang Ditakutkan Putin Bakal Dikirim Inggris ke Ukraina

Pada tahun 2022, Angkatan Darat Prancis memensiunkan semua howitzer TR-F1 miliknya.FRF1 telah diekspor ke beberapa negara.

Tahun 1990-1991, howitzer Prancis ini telah diekspor ke Arab Saudi (28 unit).

Pada tahun 1991, telah diekspor ke Siprus (12 unit).

Baca juga: Mengenal Apa Itu Su-35, Jet Tempur Rusia yang Cegat Pesawat Pembom Amerika, Sempat Dipesan Indonesia

Pada tahun 2011, TR-F1 telah dikirim ke Senegal dengan jumlah 8 unit.

Pada tahun 2022, sepasang howitzer TR-F1 telah dikirim ke Ukraina untuk mempertahankan diri dari invasi Rusia. Rencananya lebih banyak howitzer ini akan dikirim ke Ukraina.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved