Rabu, 11 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-394: Pasukan Rusia Kehabisan Tenaga, Kyiv Siapkan Serangan

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-394, Jumat (24/3/2023): Pasukan Rusia tampak kehilangan tenaga saat pasukan Ukraina siapkan serangan balasan.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-394: Pasukan Rusia Kehabisan Tenaga, Kyiv Siapkan Serangan
AFP/Mikhail Klimentyev
Presiden Rusia Vladimir Putin (jaket padding hitam) saat di pusat pelatihan militer Distrik Militer Barat pada 20 Oktober 2022. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-394 pada Jumat, 24 Maret 2023: Pasukan tentara bayaran Wagner Rusia terlihat kehilangan tenaga saat pasukan militer Ukraina bersiap untuk melakukan serangan balasan. 

Ukraina tampaknya akan mundur dari Bakhmut beberapa minggu lalu, tetapi memutuskan untuk terus berjuang.

Zelensky sebelumnya pada Kamis melanjutkan tur ke provinsi garis depan, mengunjungi wilayah Kherson di selatan sehari setelah bertemu pasukan di dekat Bakhmut.

Sebuah video menunjukkan dia bertemu dengan penduduk di Posad Pokrovske, sebuah desa yang dibom di bekas garis depan Kherson yang direbut kembali dalam kemajuan besar terakhir Ukraina tahun lalu.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-385: Polandia Bakal Kirim Jet Tempur MiG-29 ke Kyiv

Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari 2022 dalam apa yang disebutnya sebagai "operasi militer khusus", dengan mengatakan bahwa hubungan Ukraina dengan Barat merupakan ancaman keamanan.

Sejak itu, puluhan ribu warga sipil dan tentara Ukraina di kedua sisi tewas.

Rusia telah menghancurkan kota-kota Ukraina dan membuat jutaan orang mengungsi. Dikatakan telah mencaplok hampir seperlima dari Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-384: Zelensky Sebut Masa Depan Ukraina Bergantung di Bahkmut

Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, mengatakan Uni Eropa akan bekerja untuk menemukan anak-anak Ukraina dideportasi ke Rusia dan mendesak agar mereka kembali.

Ursula von der Leyen menyebutkan bahwa sebanyak 16.200 anak telah dideportasi dan hanya 300 yang dikembalikan ke Ukraina.

Bahkan pada pekan lalu, Pengadilan Pidana Internasional (International Crimnal Court/ICC) juga mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Putin atas dugaan pemindahan paksa anak-anak Ukraina.

"Ini adalah pengingat yang mengerikan dari masa tergelap dalam sejarah kita untuk mendeportasi anak-anak. Ini adalah kejahatan perang," ujar Ursula von der Leyen.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved