Kamis, 5 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-374: Kota Bakhmut Makin Terkepung saat Biden Bahas Nasib Kyiv

Kondisi terkini perang Rusia, Sabtu (4/3/2023): situasi Bakhmut yang terkepung makin mengerikan saat Joe Biden dan Scholz bahas dukungan bagi Ukraina.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-374: Kota Bakhmut Makin Terkepung saat Biden Bahas Nasib Kyiv
YouTube ABC News
Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat di sela-sela KTT G20 Bali pada 14 November 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-374 pada Sabtu, 4 Maret 2023: situasi di Kota Bakhmut yang terkepung semakin mengerikan saat Biden dan Kanselir Jerman Olaf Scholz bertemu untuk membahas dukungan kepada Kyiv. 

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman Bild, Reznikov mengatakan Ukraina mengharapkan untuk menerima "dua hingga tiga jenis" jet tempur.

Reznikov pun yakin itu akan "dilakukan melalui semacam koalisi lagi", mengacu pada "koalisi tank" dari Tank Leopard 2 dari sekutu Barat.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Leopard 2, Tank Tempur Buatan Jerman yang Bakal Dikirim Polandia ke Ukraina

- Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengaku melihat "sedikit peningkatan" dalam diplomasi dengan Rusia setelah pertemuan para menlu (Foreign Ministers' Meeting/FMM) G20 di New Delhi, India.

Borrell mengatakan bahwa Menlu Rusia Sergei Lavrov tetap berada di ruangan ketika negara-negara barat mengkritik Rusia, tidak seperti pada FMM G20 terakhir di Bali tahun lalu, ketika dia keluar.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-362: Uni Eropa Ungkap Hal yang Bisa Bikin Perang Berakhir

- Mykhailo Podolyak, Penasihat Presiden Zelensky, sekali lagi mengeluarkan penyangkalan bahwa Ukraina telah melakukan serangan di dalam wilayah Rusia.

Sebelumnya, Putin mengatakan pada hari Kamis bahwa Rusia telah dilanda "serangan teroris" di Bryansk dan bersumpah untuk menghancurkan apa yang dikatakannya sebagai kelompok sabotase Ukraina yang menembaki warga sipil.

Sedangkan, Ukraina menuduh Rusia melakukan "provokasi" palsu.

Kemudian pada hari Jumat, Rusia lantas menyatakan akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah terulangnya apa yang digambarkannya sebagai serangan perbatasan itu.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved