Jumat, 20 Maret 2026

Arti Kata

Mengenal Apa Itu Rudal S-300 yang Hantam Apartemen Zaporizhzhia hingga Tewaskan 7 Orang di Ukraina

Rudal S-300 Rusia menghantam sebuah apartemen lima lantai di Kota Zaporizhzhia, Ukraina, pada Kamis (2/3/2023) malam, 7 orang tewas.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Mengenal Apa Itu Rudal S-300 yang Hantam Apartemen Zaporizhzhia hingga Tewaskan 7 Orang di Ukraina
via military-today.com
Ilustrasi istem rudal pertahanan udara jarak jauh S-300P. Rudal S-300 Rusia menghantam apartemen di Kota Zaporizhzhia, Ukraina, hingga tewaskan 7 orang pada Kamis, 2 Maret 2023. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Rudal S-300 Rusia menghantam sebuah apartemen lima lantai di Kota Zaporizhzhia, Ukraina, pada Kamis (2/3/2023) malam waktu setempat.

Serangan Rusia dengan rudal S-300 ke blok apartemen Zaporizhzhia dalam perang di Ukraina ini, menewaskan sedikitnya 7 orang.

Apa Itu Rudal S-300?

Dilansir TribunGorontalo.com dari Reuters, S-300 adalah keluarga rudal permukaan-ke-udara, awalnya dikembangkan oleh Uni Soviet.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Beriev A-50, Pesawat Militer Rusia yang Diserang Organisasi Anti Pemerintah Belarus

Rudal S-300 pertama kali dioperasikan pada akhir 1970-an setelah satu dekade pengembangan.

Ada beberapa versi roket S-300, dengan kemampuan teknis dan jangkauan yang berbeda.

Kisaran maksimum rudal standar adalah 150 km dan hulu ledak berbobot 133-143 kg, menurut Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS).

Baca juga: Mengenal Apa Itu BYPOL, Organisasi Anti Pemerintah Belarus yang Hancurkan Pesawat Militer Rusia

Rudal S-300 ditujukan untuk menembak jatuh pesawat, drone, dan rudal jelajah dan balistik yang masuk.

Peluncur S-300 lengkap termasuk radar deteksi yang melacak target yang masuk.

Rudal dilengkapi dengan sistem panduan untuk mengunci target secara otomatis. Beberapa rudal individu dapat ditembakkan secara bersamaan ke berbagai sasaran.

Baca juga: Mengenal Apa Itu UAV, Kendaraan Udara Tak Berawak yang Gemparkan Ibu Kota Rusia, Ulah Ukraina?

Versi terbaru dari S-300, disebut Antey-2500, yang dioperasikan pada awal 2010-an, memiliki jangkauan 350 km, menurut entri katalog di Rosobornexport, agen ekspor senjata milik negara Rusia.

Sistem ini memiliki "karakteristik taktis dan teknis yang tinggi yang memungkinkan untuk menggunakannya untuk pertahanan udara dari fasilitas administrasi, industri dan militer yang paling penting, kelompok pasukan, infrastruktur pesisir dan pasukan angkatan laut di lokasi penempatan," ungkap situs web Rosoboronexport.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Roket Grad yang Diluncurkan Rusia ke Ukraina hingga Tewaskan 5 Orang di Bakhmut

Negara Mana Saja yang Gunakan Rudal S-300?

Rudal S-300 digunakan oleh Rusia dan Ukraina, serta 18 negara lain termasuk anggota NATO Yunani, Slovakia dan Bulgaria, menurut CSIS, sebuah think tank yang berbasis di Washington.

Rusia tampaknya menggunakan rudal S-300 yang telah diubah fungsinya untuk menyerang sasaran darat selama perang di Ukraina, tanda pasokan rudal yang berpotensi berkurang, kata analis militer.

Baca juga: Mengenal Apa Itu AMX-10RC, Tank Tempur Tua yang Bakal Dikirim Prancis ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved