Arti Kata
Mengenal Apa Itu Rudal S-300 yang Hantam Apartemen Zaporizhzhia hingga Tewaskan 7 Orang di Ukraina
Rudal S-300 Rusia menghantam sebuah apartemen lima lantai di Kota Zaporizhzhia, Ukraina, pada Kamis (2/3/2023) malam, 7 orang tewas.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ilustrasi-Sistem-rudal-pertahanan-udara-jarak-jauh-S-300P.jpg)
Rusia sebelumnya telah menjual rudal S-300 ke Venezuela, China, Iran, dan Mesir, di antara negara-negara lain.
Rusia pun telah mengerahkan rudal S-300 di Suriah dan menempatkannya di semenanjung Krimea, yang dianeksasi Moskow dari Ukraina pada tahun 2014.
Menurut outlet media militer Rusia, sistem rudal S-300 pertama kali digunakan dalam konflik selama perang tahun 2020 antara Azerbaijan dan Armenia atas Nagorno-Karabakh.
Baca juga: Termasuk Terkuat di Dunia, Apa Itu Rudal Sarmat "Setan 2" Milik Rusia yang Bakal Dikerahkan Putin
Rudal S-300 Hantam Zaporizhzhia
Dilansir TribunGorontalo.com dari Ukrinform, korban tewas dalam serangan rudal Rusia di Zaporizhzhia naik menjadi 7 jiwa.
Tim penyelamat telah menemukan dua mayat lagi dari bawah reruntuhan blok apartemen yang terkena rudal Rusia di Kota Zaporizhzhia pada 2 Maret 2023 malam.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Typhoon RAF, Jet Tempur Lincah Inggris yang Diinginkan Ukraina untuk Lawan Rusia
Pernyataan yang relevan dibuat oleh Departemen Utama Layanan Darurat Negara Ukraina di wilayah Zaporizhzhia di Telegram, lapor seorang koresponden Ukrinform.
"Penyelamat telah menemukan tujuh mayat korban dari bawah reruntuhan rumah," kata laporan itu.
Pekerjaan pencarian dan pembongkaran berlanjut. Layanan kota telah memindahkan 333 ton puing-puing.
Sebanyak 110 profesional dan 21 unit peralatan sedang bekerja di tempat kejadian, termasuk 76 penyelamat dan 13 unit peralatan dari Layanan Darurat Negara Ukraina.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Gepard, Tank Anti Pesawat yang Dikirim Jerman ke Ukraina untuk Hadapi Rusia
Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (2/3/2023) sekitar pukul 01.30 waktu setempat, rudal S-300 Rusia menghantam sebuah blok apartemen di Kota Zaporizhzhia.
Layanan Darurat Negara Ukraina berhasil menyelamatkan 11 warga sipil dan mengevakuasi 20 orang lagi.
Sejumlah 7 orang dibawa ke rumah sakit, termasuk 2 korban dalam kondisi kritis.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)