Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-362: Zelensky Klaim Pasukan Putin Rugi Luar Biasa Signifikan
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-362, Senin (20/2/2023): Volodymyr Zelensky sebut pasukan militer Putin alami kerugian luar biasa signifikan.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/presiden-ukraina-volodymyr-zelensky-18-juni-2022_1.jpg)
"Penjajah Rusia membunuh sebuah keluarga di wilayah Kherson," kata para pejabat dalam sebuah pernyataan.
"Tiga orang tewas di lokasi tragedi: ayah, ibu, dan paman." jelasnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-356: NATO Sebut Serangan Baru Pasukan Putin Telah Dimulai
Pasukan Rusia terpaksa melarikan diri dari Kota Kherson pada bulan November dalam kekalahan besar di medan perang di selatan untuk Moskow.
Sementara itu, Reuters melaporkan bahwa pasukan Ukraina di dekat kota timur Siversk mengatakan mereka sedang bersiap untuk mempertahankan daerah itu, salah satu target potensial serangan Rusia yang diantisipasi.
Siversk berada di jalan menuju kota strategis Slovyansk yang lebih besar dan sekitar 20 kilometer dari Bakhmut yang hancur parah, tempat pertempuran dan penembakan mematikan selama beberapa minggu terakhir.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-355: Mantan PM Italia Salahkan Zelensky soal Invasi, Ada Apa?
Militer Ukraina, dalam pernyataannya pada 19 Februari, mengatakan risiko serangan rudal Rusia di seluruh Ukraina tetap tinggi.
Adapun elama akhir pekan di Konferensi Keamanan Munich, Jerman, di mana diskusi tentang Ukraina mendominasi acara, Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris mengatakan bahwa "AS secara resmi telah menetapkan bahwa Rusia melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan" di Ukraina.
"Keadilan harus ditegakkan," tambahnya, mencantumkan tuduhan "pembunuhan, penyiksaan, pemerkosaan, dan deportasi." sebutnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-353: Biden Peringati 1 Tahun Invasi dengan Kunjungi Polandia
Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov mem-posting pernyataan yang menolak tekad AS sebagai "upaya yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menjelekkan Rusia."
Sementara itu, Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Josep Borrell mengatakan pada hari Minggu, bahwa dia mendukung proposal Estonia bahwa UE membeli amunisi untuk Ukraina atas nama negara-negara anggota.
Berbicara di Konferensi Keamanan Munich setelah proposal tersebut dijelaskan oleh Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas, Borrell mengatakan bahwa UE sedang "mengerjakan" inisiatif tersebut dan bahwa "itu akan berhasil".
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-352: WHO Sebut Warga Ukraina Bisa Kena Gangguan Mental Parah
Sedangkan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken memperingatkan Cina tentang "konsekuensi serius" jika Beijing memasok senjata ke Rusia untuk perangnya melawan Ukraina.
Dalam wawancara pada hari Minggu dengan televisi AS, Blinken mengatakan dia memberi tahu Menlu Cina Wang Yi sehari sebelumnya bahwa memberikan bantuan mematikan ke Rusia "akan menimbulkan konsekuensi serius dalam hubungan kita."
Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan Blinken "cukup blak-blakan" dalam peringatannya kepada Wang, juga menekan Cina untuk tidak membantu Rusia menghindari sanksi Barat.
Sebagai informasi, tanggal 24 Februari 2023 mendatang akan menandai 1 tahun sejak invasi tak beralasan Rusia ke Ukraina, yang memicu perang terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II serta menyebabkan kematian puluhan ribu orang dan jutaan warga mengungsi.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)