Kecelakaan Priscilia 88
Basarnas Gorontalo Bangun Tenda Medis di Pelabuhan, Upaya Penanganan Korban KM Express Priscilia 88
Tenda dibangun di Pelabuhan Gorontalo, dipersiapkan untuk penanganan cepat korban KM Express Priscilia 88.
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/142Hendry-Pattiruhu_basarnas-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sejak pagi tadi, Basarnas Gorontalo telah membangun tenda medis seiring kedatangan KM Express Priscilia 88.
Tenda dibangun di Pelabuhan Gorontalo, dipersiapkan untuk antisipasi korban KM Express Priscilia 88.
“Kami di sini sudah membangun posko dari tadi malam. Dan kami mempersiapkan bagaimana nanti ke depan terkait dengan pelaksanaan evakuasi korban,” ungkap Kepala Seksi Operasi Basarnas Gorontalo, Hendry Pattiruhu, Selasa (14/2/2023) ditemui di Pelabuhan Gorontalo.
Pihaknya kata Hendry, berusaha semaksimal mungkin agar bisa menyelamatkan korban.
Juga bagaimana agar bisa memaksimalkan waktu, dan mengetahui kondisi para korban sebenarnya.
“Kami sudah berkoordinasi dengan tim di sana (di lokasi), penumpang sendiri masih dalam kondisi sehat, aman,” ungkap Kepala Seksi Operasi Basarnas Gorontalo, Hendry Pattiruhu, Selasa (14/2/2023) ditemui di Pelabuhan Gorontalo.
Baca juga: Bawa 85 Penumpang, KM Express Priscilia 88 Terombang-Ambing di Teluk Tomini-Gorontalo
Saat ini diketahui, KM Express Priscilia 88 tengah ditarik menuju Pelabuhan Gorontalo. Kapal itu memuat 85 penumpang.
Sejak terjebak di tengah Teluk Tomini Gorontalo bersama KM Express Priscilia 88, para penumpang dikabarkan belum menerima pasokan makanan.
Kapal cepat rute Gorontalo-Pagimana (Sulawesi Tengah) ini sebelumnya dikabarkan mati mesin di tengah Teluk Tomini pukul 19.05 Wita.
Basarnas meluncur ke lokasi pukul 19.40. Tiba di lokasi KM Express Priscilia pada dini hari.
Namun, kondisi ombak yang mencapai 2-4 meter di Teluk Tomini Gorontalo, tidak memungkinkan untuk Rescue Boat Basarnas mendekat.
“Terkait cuaca di lokasi, gelombang 2-4 meter. Untuk melakukan evakuasi, itu sangat susah,” ungkap Hendry Pattiruhu.
Baca juga: Penumpang KM Express Priscilia 88 Kelaparan di Tengah Teluk Tomini-Gorontalo, Kondisi Drop
Akhirnya hingga pagi, Basarnas Gorontalo hanya memantau KM Express Priscilia dari lokasi yang lain, sembari memastikan kondisi penumpang.
Beruntung, hingga pagi tadi, Selasa (14/2/2023) KM Express Priscilia dalam kondisi baik. Melewati terjangan ombak yang begitu besar dalam satu malam.
Meski begitu, masih tak mungkin memindahkan 85 penumpang ke kapal yang lain, apalagi ke kabal Basarnas Gorontalo.