Cristiano Ronaldo
Mengenal Carrington, Pusat Latihan Manchester United yang ‘Diejek’ Cristiano Ronaldo
Kondisinya kata Cristiano Ronaldo masih sama seperti dulu. Tidak berubah sejak ia meninggalkan klub itu pada 2009 silam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tempat-latihan-Manchester-United-Aon-Training-CentreCarrington-infos-sportcom.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Cristiano Ronaldo saat masih untuk kedua kalinya di Manchester United, sempat mengejek fasilitas Trafford Training Centre.
Pusat pelatihan Manchester United yang juga kerap disebut synecdoche of Carrington itu, disebut Cristiano Ronaldo tidak berkembang.
Kondisinya kata Cristiano Ronaldo masih sama seperti dulu. Tidak berubah sejak ia meninggalkan klub itu pada 2009 silam.
Karena ejekan itu, Cristiano Ronaldo lantas menyulut api kemarahan pihak manajemen. Hal itulah yang membuatnya kemudian ditendang dari klub yang membesarkan namanya tersebut.
Namun baru-baru ini, kabar dari Carrington, jika pihaknya kini sedang menyiapkan dana untuk memperbaiki pusat latihan tersebut.
Akan ada dana jutaan dolar dikucurkan untuk menambah fasilitas.
Lalu, bagaimana Carrington dan perjalannya?
Trafford Training Centre adalah tempat latihan dan markas akademi klub sepak bola Inggris Manchester United FC.
Pusat latihan ini lebih sering disebut synecdoche of Carrington karena berada di Desa Carrington, Greater Manchester, Inggris.
Tempat ini sebetulnya adalah tempat kedua setelah sebelumnya Manchester United meninggalkan The Cliff sebagai tempat latihan klub di 2000.
Pembangunan kompleks dimulai pada tahun 1999. Bangunan pertama mulai diresmikan dan digunakan oleh tim sejak 2000.
Lalu pada tahun 2002 dibuka fasilitas Akademi, rumah bagi sistem pemuda klub yang terkenal.
Pada tahun 2013, penambahan besar diselesaikan di kompleks tersebut, termasuk pusat medis dan departemen ilmu olahraga.
Sebelumnya, kepindahan pusat latihan ke tempat ini, karena sejak 1990-an, manajer Manchester United Sir Alex Ferguson merasa tempat latihan klub, The Cliff (yang telah digunakan sejak 1938), tidak memadai.
Hal itu karena Liga Inggris memasuki abad ke-21. Ferguson juga tidak senang dengan kurangnya privasi di The Cliff.