Gorontalo Bereaksi Atas Pembakaran Al Quran di Swedia, Ramai-ramai Mengecam Pelaku
Komunitas umat muslim Gorontalo dalam Aliansi Bela Alquran, turun ke jalan, mengecam aksi pembakaran Al Quran di Swedia.
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1122023_aliansi-bela-alquran_muslilm-Gorontalo_.jpg)
Magister di Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo ini disebut akan disandingkan dengan Bupati Bone Bolango Hamim Pou.
H Abdurrahman Abubakar Bahmid, Lc,. lahir di Boalemo tanggal 18 Desember 1977. Usianya kini menginjak 45 tahun.
Sebelum bergabung dengan DPD RI, lulusan S1 Al-Azhar Kairo Mesir ini, aktif di beberapa organisasi:
-Ketua DPW PKS Gorontalo
-Ketua Dewan Syariah PKS Gorontalo
-Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Gorontalo
-Ketua Umum MUI Gorontalo
Karier:
- Anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode tahun 2009–2014
- Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Periode 2014-2019 Dapil Provinsi Gorontalo
- Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Periode 2019-2024 Dapil Provinsi Gorontalo
- Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 2014-2024
Kronologi Pembakaran Al Quran di Swedia
Aksi pembakaran Al Quran di Swedia terjadi pada Sabtu 21 Januari 2023 kemarin.
Pelakunya adalah politisi anti-imigran bernama Rasmus Paludan.
Ia membakar salinan Al Quran di dekat Kedutaan Besar Turki di kota Stockholm.
Pemimpin partai Stram Kurs (Garis Keras) sayap kanan Denmark memprotes pemerintah Turki yang disebut mengekang kebebasan berekspresi di Swedia. (*)