Gorontalo Bereaksi Atas Pembakaran Al Quran di Swedia, Ramai-ramai Mengecam Pelaku
Komunitas umat muslim Gorontalo dalam Aliansi Bela Alquran, turun ke jalan, mengecam aksi pembakaran Al Quran di Swedia.
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1122023_aliansi-bela-alquran_muslilm-Gorontalo_.jpg)
Menurut politisi Gorontalo ini, tindakan pembakaran Quran adalah aksi bengis. Juga penghinaan terhadap islam.
“Aksi ini juga melawan nilai-nilai toleransi dan dialog antar agama,” tulis Ustad Bahmid dilansir Jumat (27/1/2023).
Bukan saja bengis, aksi pembakaran quran juga telah membuka jalan bagi diskriminasi dan intoleransi di dunia.
“Inilah sebagai langkah mundur di abad ke-21 ketika kita menciptakan dunia yang lebih ramah, toleransi, dan bebas diskriminasi.” tegasnya.
Ia pun mengajak umat muslim terutama di Gorontalo, untuk mengecam keras aksi itu.
Agar menjadi pelajaran kepada semua pihak bahwa tindakannya tidak diterima secara universal.
Apalagi aksi itu juga tentu melanggar hak asasi manusia secara fundamental.
Anggota DPD RI dua periode itu menjelaskan beberapa aksi perlawanan. Misalnya dengan demo dan boikot produk asal Swedia seperti IKEA ataupun Volvo.
Lalu bisa pula dengan kampanye penolakan via media sosial. “Dan selemah-lemahnya iman, kita mengecam aksi ini dalam hati,” tukas Ustad Bahmid.
Terakhir ia menegaskan, bahwa walaupun seluruh Quran di dunia dibakar, tidak akan mampu menghapus quran yang ada di hati.
Profil Abdurrahman Abubakar Bahmid
Abdurrahman Abubakar Bahmid atau Ustad Bahmid barangkali tak lagi asing untuk warga Gorontalo.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menjadi senator wakil Provinsi Gorontalo dua periode (2014-2019 dan 2019-2024).
Meski menyatakan tak maju jadi bakal calon DPD RI lagi di Pemilu 2024, namun bukan berarti Abdurrahman Abubakar Bahmid mundur dari kontestasi politik.
Dirinya kini masuk bursa Pemilihan Gubernur Gorontalo tahun 2024.