Anies Baswedan Akhirnya Bicara soal Utang Rp 50 M, Sebut Bukan dari Sandiaga Uno: Itu yang Menjebak
Anies Baswedan menegaskan utang Rp 50 miliar yang jadi perbincangan bukan utangnya kepada Sandiaga Uno, dimana Menparekraf itu hanya jadi penjamin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/300123-Anies-Sandi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sempat ramai isu soal Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki utang Rp 50 miliar pada Sandiaga Uno.
Terkait hal tersebut, Anies Baswedan pun akhirnya angkat bicara.
Seabagaimana dilansir TribunWow.com, Anies Baswedan secara terang-terangan mengakui tentang adanya utang tersebut.
Namun Anies Baswedan menegaskan bahwa utang tersebut bukan utangnya kepada Sandiaga Uno, dimana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) itu hanya berperan sebagai penjamin saja.
Baca juga: 369 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Jusuf Kalla Belum Pasti Dukung Anies, Joman ke Puan?
Baca juga: 370 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024, Hensat: Perjanjian Utang Anies-Sandiaga, Kalau Menang Selesai
Hal itu diungkap Anies Baswedan dalam kanal YouTube Merry Riana, Sabtu (11/2/2023).
Dalam kesempatan itu, Anies menjelaskan adanya pihak yang bersedia mendukungnya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, 2017 lalu.
Namun kala itu ada perjanjian yang harus ditandatangani Anies.
"Ada dukungan, yang memberi dukungan ini meminta dicatat sebagai utang," ucap Anies.
"Lalu kami sampaikan, bila ini berhasil maka itu dicatat sebagai dukungan."
"Bila kita tidak berhasil dalam Pilkada itu menjadi utang yang harus dikembalikan," sambungnya.
Anies lantas menegaskan peran Sandiaga Uno dalam perjanjian tersebut.
Baca juga: 371 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Netizen Minta Anies Baswedan Turunkan Harga BBM
Ia menyebut Sandiaga Uno hanyalah sebagai penjamin, bukan pemberi utang.