Pilpres 2024
369 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Jusuf Kalla Belum Pasti Dukung Anies, Joman ke Puan?
Jusuf Kalla disebut belum tentu mendukung Anies Baswedan, sedangkan Relawan Jokowi Mania diperkirakan akan alihkan dukungan ke Puan Maharani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/100223-PUAN.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Dinamika politik berubah per detik menjelang Pemilu - Pilpres 2024. Jusuf Kalla disebut belum tentu mendukung Anies Baswedan, sedangkan Relawan Jokowi Mania diperkirakan akan alihkan dukungan ke Puan Maharani.
Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menyebut, JK belum pasti mendukung Anies di pesta demokrasi nanti.
Meski begitu, ia mengakui bila Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia itu memiliki kedekatan dengan Anies.
"Yang jelas kan kita juga enggak tahu ya apakah Pak JK ke sana (mendukung Anies). Kita kan belum tahu persis," kata Lodewijk di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (10/2/2023).
Wakil Ketua DPR RI itu mengaku mendapatkan informasi dari keponakan JK, Erwin Aksa, yang juga wakil ketua umum Partai Golkar, kalau Jusuf Kalla belum menentukan pilihan ihwal sosok capres yang akan didukungnya.
"Kami mendengar dari Pak Erwin (Aksa) yang notabenenya beliau adalah wakil ketua umum penggalangan strategis, informasi yang kami dengar enggak gitu (mendukung Anies) kok," ujarnya.
Lodewijk lantas memastikan hubungan antara JK dan Partai Golkar masih baik. Bahkan, jika JK diundang ke acara partai berlambang pohon beringin itu pasti selalu hadir.
Sebelumnya, JK menilai ada sejumlah kriteria calon pemimpin yang pantas dipilih sebagai presiden pada Pemilu 2024.
Menurut dia, salah satu tolok ukur yang penting yakni sosok tersebut harus berpengalaman.
"Karena tanpa pengalaman juga nanti susah," kata Kalla, Sabtu, 29 Oktober 2022, seperti dikutip dari Kompas.com.
Kriteria kedua, menurut Kalla, figur itu harus punya leadership atau kemampuan kepemimpinan yang kuat.
Ketiga, memiliki tingkat kecerdasan dan kemampuan intelektual yang cukup baik.
Keempat, sosok tersebut hendaknya punya rekam jejak yang baik.
Cabut Dukungan Ganjar
Dewan Pimpinan Pusat Jokowi Mania Nusantara atau Joman, resmi membubarkan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania), organisasi relawan pendukung Ganjar menjadi calon presiden (capres).