Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-352: WHO Sebut Warga Ukraina Bisa Kena Gangguan Mental Parah
Update invasi hari ke-352, Jumat (10/2/2023): WHO menyebut bahwa warga Ukraina berisiko mengalami masalah kesehatan mental parah akibat perang Rusia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/kherson_.jpg)
Pasukan Rusia telah bergerak maju di timur Ukraina dalam beberapa minggu terakhir untuk pertama kalinya dalam setengah tahun, dibentengi dengan puluhan ribu rekrutan yang baru dimobilisasi, dalam pertempuran musim dingin tanpa henti yang digambarkan kedua belah pihak sebagai salah satu perang paling berdarah.
Ukraina mengklaim bahwa Rusia akan memperluas serangan ofensifnya menjelang peringatan 1 tahun invasi pada 24 Februari.
Sebagaimana diketahui, Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai "operasi militer khusus" yang dirancang untuk "mendemiliterisasi dan denazifikasi" negara tersebut.
Sedangkan Kyiv sekutu Baratnya telah menolak hal tersebut dengan menyebut bahwa Rusia bertindak tanpa alasan untuk mengobarkan perang agresi yang bertujuan merebut tanah dan menaklukkan Ukraina.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)