Imlek Gorontalo

Perayaan Imlek Gorontalo Dijaga 115 Personel Polresta

Demi menjamin rasa aman para warga Tionghoa, Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Ade Permana bahkan menurunkan 115 personelnya. 

TribunGorontalo.com/AgungPanto
Portret pos polisi di Kelenteng Tulus Harapan Kita, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Warga Tionghoa yang kini merayakan Imlek di Gorontalo dijaga ketat Polresta setempat. 

Demi menjamin rasa aman para warga Tionghoa, Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Ade Permana bahkan menurunkan 115 personelnya. 

Para personel ini bersiaga di Kelenteng Tulus Harapan Kita di Jalan S Parman, Kelurahan Biawao, Kota Selatan Gorontalo. 

Menurut Kapolresta Ade Permana, pihaknya sudah melakukan pengamanan di kelenteng tertua di Gorontalo itu sejak Jumat kemarin. 

Baca juga: Sembahyang Leluhur Jelang Imlek Gorontalo 2023, Ini Tujuannya

Bahkan menurut Kabag Ops Kompol Suharjo pengamanan dilakukan dengan membangun posko depan kelenteng. 

Kompol Suharjo berharap kegiatan perayaan Imlek nantinya dapat berlangsung aman. 

“Kami mohon juga bantuan dari panitia Imlek serta peran seluruh elemen masyarakat dalam memelihara situasi kamtibmas di wilayah Kota Gorontalo.” katanya. 

Kompol Suharjo juga menambahkan bahwa pihaknya menargetkan beberapa poin penting terkait pengamanan dalam pelaksanaan kegiatan perayaan tersebut.

Baca juga: Komunitas Tionghoa Open House Tahun Baru Imlek 2023 di Rinra Hotel Makassar

 Di antaranya target orang, barang, tempat, hingga kegiatan. Hal ini penting dalam pelaksanaan pengamanan untuk terciptanya situasi yang kondusif.

Kompol Suharjo juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama. 

Menurutnya, hal ini penting untuk ditanamkan pada setiap pribadi dan golongan agar tidak menimbulkan perpecahan di antara masyarakat.

Kelenteng Tulus Harapan Kita yang jadi pusat perayaan Imlek Gorontalo memiliki sejarah panjang.

Kelenteng beralamat di Jalan S Parman, Kelurahan Biawao, Kota Selatan Gorontalo itu dibangun sejak 1827, artinya kini usianya mencapai 196 tahun.

Perayaan Imlek Gorontalo jadi ajang warga mengunjungi tempat ini. Apalagi jika ada pengurus kelenteng menutup perayaan Imlek dengan Cap Go Meh. 

“Kelenteng ini dibangun oleh imigran dari Tiongkok,” kata Maryam Lamadilaw (75), sesepuh warga Tionghoa di Gorontalo, Kamis (26/1/2017) lalu dikutip dari Kompas.com. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved