Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-330: Seruan NATO untuk Perkuat Persenjataan Kyiv Lawan Putin
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-330, Kamis (19/1/2023): NATO ingin persenjataan Ukraina diperkuat untuk menghadapi invasi pasukan Putin.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Sekjen-NATO-Jens-Stoltenberg.jpg)
Kyiv berharap senjata baru Barat akan memberikan momentum militer baru tahun ini.
Baca juga: Update Invasi Hari Ke-324: Tentara Rusia Divonis 5 Tahun Penjara karena Tak Mau Perang di Ukraina
Terutama tank berat yang akan memberi pasukannya lebih banyak mobilitas dan perlindungan untuk menerobos garis Rusia di timur dan selatan Ukraina.
Di luar perihal tank, Stoltenberg mengatakan Ukraina tidak hanya membutuhkan lebih banyak sistem pertahanan udara dan lapis baja.
Stoltenberg menyebut bahwa Ukraina juga amunisi, suku cadang, dan kemampuan pemeliharaan untuk memastikan senjata yang ada terus berfungsi.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-323: Zelensky Ejek Klaim Tentara Bayaran soal Direbutnya Soledar
Stoltenberg mengatakan situasi di sepanjang garis depan pertempuran telah stabil selama beberapa minggu terakhir.
Tetapi pertempuran sengit yang berlarut-larut di kota timur Bakhmut menunjukkan pentingnya menyediakan lebih banyak senjata untuk mendukung Ukraina.
Rusia telah berfokus pada Bakhmut dalam beberapa pekan terakhir.
Baca juga: Perang Rusia: Penyebab Vladimir Putin Kerahkan Tentara Bayaran untuk Rebut Soledar dari Ukraina
Bahkan Rusia pada minggu lalu mengklaim telah merebut kota pertambangan Soledar di pinggiran utara Ukraina itu.
Hal itu membuat Stoltenberg menyebut bahwa Putin tidak menunjukkan tanda-tanda untuk berdamai dengan Ukraina dan menghentikan invasi Rusia.
"Presiden Putin tidak menunjukkan tanda-tanda mempersiapkan perdamaian dan karena itu dia harus menyadari dia tidak bisa menang di medan perang," kata Stoltenberg.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)